Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Pementasan 'Yui Shosetsu Rebel Samurai⁣' oleh 'Ryuzanji Company' di Tembi dan Garasi

Pementasan Teater ‘Yui Shosetsu Rebel Samurai’ oleh ‘Ryuzanji Company’ Usung Lokalitas demi Membangun Keintiman dengan Penonton


Diunggah oleh Utroq Trieha pada tanggal 11 Maret 2020   (530 Readers)

Maret 2020 menjadi bulan yang diagendakan kelompok teater asal Jepang bernama ‘Ryuzanji Company’ untuk menyelenggarakan tour-show keliling di beberapa tempat di Indonesia, yang dua di antaranya adalah di ISI Padang Panjang serta di area Salihara Jakarta. Bahkan selain Indonesia agenda pementasannya juga berada di Vietnam. Namun karena alasan merebaknya wabah virus corona Covid-19, sangat disayangkan hal tersebut urung dilaksanakan.

Keberuntungan atas dipentaskannya ‘Yui Shosetsu Rebel Samurai’ oleh ‘Ryuzanji Company’ ini justru hadir di mata rekan-rekan sobat pecinta dan penikmat seni-budaya di Yogyakarta. Pasalnya, Jogja yang sejatinya di awal tak memperoleh jatah sebagai tempat pementasan, namun malah ada dua tempat yang kebagian pulung-keberuntungan; ialah area Studio Teater Garasi Yogyakarta serta Tembi Rumah Budaya.

Pementasan 'Yui Shosetsu Rebel Samurai⁣' oleh 'Ryuzanji Company' Usung Lokalitas

Ikhwal pementasan ‘Yui Shosetsu Rebel Samurai’ oleh ‘Ryuzanji Company’ ini diceritakan bahwa pada suatu hari, tepatnya di zaman Edo, atau sekira tahun 1603 hingga 1868, terjadi satu pemberontakan rakyat.

Tindak-pemberontakan yang salah satunya dilakukan oleh sang samurai bernama ‘Yui Shosetsu’ itu telah gagal. Akibatnya, Yui Shosetsu dicari keberadaannya oleh samurai-samurai lain dengan tujuan guna menyelamatkan mereka. ⁣Hanya saja sangat disayangkan, karena tatkala Yui Shosetsu yang gagah-berani itu menampakkan diri, sesosok wanita tua yang tak lain adalah sang ibu dari Yui Shosetsu malah mengaku bahwa laki-laki keturunannya tersebut adalah seorang penipu.

Twist yang dimunculkan dalam kisah-cerita ‘Yui Shosetsu Rebel Samurai’ persembahan dari ‘Ryuzanji Company’ ini sejatinya memang nampak sederhana. Namun kenyataannya, ia dipresentasikan dengan cukup menarik. Di antaranya adalah; Sebab apa Yui Shosetsu sangat dicari? Kemudian, di manakah Yui Shosetsu itu berada? Selanjutnya, apakah pencarian itu membawa hasil?

Alkisah, Yoi Shosetsu adalah sosok yang terlahir pada zaman kalabendu, alias masa sedang susah-susahnya menjalani kehidupan ini. Kala itu, bahkan Ibu dari Yoi Shosetsu sempat merintih kelaparan, dan berharap mampu membuat mie dengan bahan dari bedak yang biasa dikenakannya untuk berdandan. Sayangnya, rintihan itu tak membuat orang lain di sekitar merasakan iba. Sebaliknya, beberapa perempuan yang bekerja sebagai pelacur malah memberikan saran kepadanya untuk mengembalikan bayi Shosetsu menuju ke surga saja, yaitu dengan memasukkannya kembali ke rahim seorang wanita. Mendengar saran gila seperti itu, sontak sang ibu marah-besar, dan menganggap ide yang dilontarkan itu terdengar sangat konyol.

Baca juga:  Program LeksiKon ARTJOG MMXIX Berlangsung 9 dan 10 Agustus 2019

Alih-alih memperhatikan raut murka dari sang ibu, para perempuan itu selanjutnya tanpa beban berembuk perihal nama si jabang-bayi. Terlontarlah berbagai nama, mulai dari Louis Auguste Blanque, Vladimir Ilych Lenin, Che Guevara, bahkan hingga muncul kata Ahok -Basuki Tjahaya Purnama, dan juga Wan Abud yang diasumsikan sebagai Anies Baswedan.

Tak hendak berhenti sebelum menemukan nama tepat, sehingga masih saja terus keluar berbagai nama yang diusulkan. Sampai pada akhirnya tercetuslah nama yang sama-sama disepakati, ialah Yui Shosetsu yang dapat dimaknai sebagai ‘revolusi sejati’ ataupun “salju sejati – mantap; Yui Shosetsu!”

Seiring waktu berjalan; 28 tahun kemudian, para samurai yang telah kalah seolah tak mau menyerah. Mereka terus saja masih mencari keberadaan Yui Shosetsu  guna meletakkan harapan pada Sang Rebel Samurai tersebut agar kemudian bisa menyelamatkan nasib mereka. Sayangnya, ada yang tak sesuai harapan, yaitu pada saat sosok bertubuh gagah itu akhirnya muncul, justru sang ibu menjadi semakin tidak mau mengakui keberadaannya. Bahkan, ibu dari anak gagah itu malah menyebutnya sebagai sosok-penipu.

Pementasan 'Yui Shosetsu Rebel Samurai⁣' oleh 'Ryuzanji Company' di Teater Garasi

Lalu, Di Manakah Keberadaan Yui Shosetsu yang Asli?

Sepenggal pembukaan pementasan Yui Shosetsu oleh Kelompok Teater Ryuzanji Company yang bertajuk ‘Rebel Samurai’ dan ditampilkan dengan konsep “Latihan Terbuka” tersebut dihelat dua kali dengan waktu dan tempat berbeda. Ialah pada hari Jumat, tanggal 6 maret 2020 bertempat di Teater Garasi Yogyakarta, serta hari Selasa 10 September berlokasi di area Tembi Rumah Budaya Yogyakarta.

Baca juga:  Gitar dan Gadget Berkolaborasi pada Jari Gitaris Mr D

Pertunjukan yang dimulai sekira pukul 20.00 WIB, dan berlangsung kurang-lebih selama satu setengah jam tersebut bisa dikatakan sebagai satu pementasan dengan kualitas para aktor yang prima, penuh power, dan luar biasa penghayatannya.

Hal menarik dari pertunjukan Yui Shosetsu Sang Rebel Samurai tersebut seolah tak terhitung jumlahnya. Satu di antaranya, meski dipentaskan dengan bahasa aslinya (Japanese), namun tetap saja dihadirkan praktek penggunaan hal-hal kelokalan pun ke-Indonesia-an, sehingga dalam pementasannya tetap memberikan kesegaran. Sebagai contoh dimulai dari adegan mencari nama untuk bayi Yui Shosetsu, sosok ibu dan para pelacur yang menyebutkan berbagai nama, termasuk Ahok dan Wan Abud itu, tentu para penonton pun bisa dibuatnya menjadi semakin sumringah dan mampu menyunggingkan tawa.

Bahkan bukan itu saja, lirik Cendol-Dawet yang biasanya dapat kita dengar saat terlantun alunan lagu-jawa dan musik campur-sari atapun dangdhut-koplo, kenyataannya ia bisa hadir dan pas ketika dimasukkan dalam adegan cerita. Belum lagi kata ‘astaghfirullah‘ yang juga sempat terdengar dari para pengusung tandu ketika sang majikan mereka bercinta di dalamnya. Ya, meskipun adakalanya itu terdengar wagu pun sedikit janggal, namun toh ia tetap bisa mengundang tawa dan menjadikan pertunjukan malam itu terasa sangat intim.

Pementasan 'Yui Shosetsu Rebel Samurai⁣' oleh 'Ryuzanji Company'

Usut punya usut, saat digali informasi, ternyata segala hal terkait pementasan, termasuk muatan kelokalan yang dihadirkan tersebut memang sengaja telah dipersiapkan oleh Ryuzanji Company. Jauh-jauh waktu, naskah berbahasa Jepang itu telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, tentu guna mengakomodasi kepentingan subtitle di sepanjang pertunjukan. Sementara, ketika Kelompok Teater ini telah sampai di tempat tujuan pementasan, yang dalam hal ini ada di area Yogyakarta, maka tatkala mempersiapkan pertunjukan, merekapun berupaya mengumpulkan hal-hal lokal tersebut, yang kemudian disusun serta dimasukkan ke dalam cerita.

Baca juga:  Pasar Keroncong Kotagede 2019 Digelar 19 Oktober 2019

Meski judulnya adalah Latihan Terbuka, namun dalam pementasan  ‘Yui Shosetsu Rebel Samurai’ oleh ‘Ryuzanji Company’ ini menjadi satu usaha yang patut diapresiasi. Kecuali menjadikannya sebagai satu pertunjukan dengan rasa kedekatan terhadap para penonton, usaha itu juga membuat pertunjukan terasa cair. Tak pelak, para penontonpun menjadi semakin mudah ketika masuk dalam cerita. Apalagi ketika menyaksikan stamina para pemain yang powerfull.

Berbekal stamina dan intensitas pemain yang powerfull seperti itu, tak bisa dimungkiri jika pertunjukan tersebut serasa hidup, bahkan bukan lagi terasa sebagaimana menyaksikan teater pada umumnya, lain dari itu rasanya seolah sedang menyaksikan film. Alasannya, ketika menonton teater biasanya bakal terdapat kesadaran perihal aktornya yang sedang melakukan akting dan penuh kepura-puraan, maka di pertunjukan kali ini  rasanya ia bisa berjalan mengalir, sehingga keasyikannya terasa seperti sedang menonton film dalam layar lebar.

Alur, plot, dan penokohan pada pertunjukan Yui Shosetsu Rebel Samurai tersebut meski terasa saling terkait, namun juga seperti nampak rumit. Karenanya, terasa wajar ketika timbul banyak pertanyaan pun teka-teki. Apalagi ketika mengetahui bahwa kenyataannya sosok yang mengaku-aku Yui Shosetsu adalah sekelompok samurai yang gemar membikin onar tanpa alasan jelas. Lebih dari itu, rasa penasaran juga semakin meningkat tatkala muncul sosok bertopeng –apakah ia Yui Shosetsu yang sebenar-benarnya? [uth]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *