Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Westlife The Twenty Tour

Dari Tiket Konser ‘Westlife The Twenty Tour’ yang Soldout Hingga Kerjasama dengan Pihak GIA

Diunggah oleh Utroq Trieha, pada tanggal 1 September 2019

Konser Westlife The Twenty Tour di Indonesia diagendakan gelarannya di beberapa kota, yaitu antara lain adalah di Jakarta-Tangerang, Yogyakarta-Magelang, Semarang, dan juga di Palembang -Sumatera Selatan.

Konser Westlife pada 6 dan 7 Agustus 2019 silam yang dipromotori Full Color Entertainment menjadi putaran pertama Westlife manggung di Indonesia. Kemudian 18 Agustus 2019 menjadi putaran ke-2 yaitu yang diselenggarakan di area Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan.

Sedangkan untuk di area Jogjakarta serta Semarang – Jawa Tengah, sebagai pihak penyelenggara sekaligus promotor pada konser tour bertajuk “Westlife The Twenty Tour” ini dihelat oleh Rajawali Indonesia Communication. Agendanya adalah di ujung bulan Agustus yang bertepatan dengan malam 1 Suro, bertempat di pelataran Candi Borobudur Magelang. Satu hari kemudian berlanjut di area Sam Poo Kong Semarang, Jawa Tengah, yaitu pada tanggal 1 September 2019.

Sehubungan dengan konser Westlife The Twenty Tour di Indonesia, tepatnya bertempat di area Candi Borobudur tanggal 31 Agustus 2019. Meski agenda konser baru dimulai pukul 20:00WIB, namun sejak dari sekira pukul 15:00WIB antusiasme para penonton telah terlihat di area konser. Selain mulai mengularnya para penggemar untuk berselfi-ria di photo booth, telah banyak kaum hawa yang mengenakan kaos bertuliskan “Westlife” yang berlalu-lalang di area seputar pagelaran.

Bahkan hingga acara jumpa-pers baru dilakukan, yaitu sekira pukul 16:00WIB, fans Westlife sudah mulai mengantri di pintu masuk, sebagian alasannya karena khawatir tak bisa mendapatkan tempat sesuai keinginan. Padahal open-gate baru dilakukan dengan agenda pukul 6 petang.

Jumpa pers sendiri di lakukan sekira 30 menit di area depan media-center dan berada di bawah rimbunnya pohon beringin besar. Hadir dalam presscon itu antara lain: Anas Syahrul Alimi selaku CEO Rajawali Indonesia Communication sekaligus Promotor konser, Dedi Suherman yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Melon Indonesia by Telkom Indonesia (penyedia jasa layananan tiket online; tiketapasaja.com),  Edy Setijono sebagai Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko sekaligus Co Promotor Konser, dan Ari Askhara selaku Direktur Utama Garuda Indonesia Airways (GIA).

Baca juga:  Proses Alih Wahana Karya di Pergelaran Musikalisasi Sastra 2019 Sebagai Proses Pembelajaran

Tiket Konser Westlife ‘The Twenty Tour’ Soldout dalam Hitungan Menit

Westlife The Twenty TourDari kondisi yang terlihat di lapangan, hal tersebut tentu menjadi tolak-ukur dari antusiasme masyarakat, khususnya para penggemar musik Westlife dalam menyaksikan sang idola manggung di area Candi Borobudur. Dan sangat bisa dimaklumi, karena sedari awal penjualan telah diketahui bahwa proses penjualan tiket yang dilakukan oleh online-ticeting partner-official; tiketapasaja.com telah habis hanya dalam hitungan menit.

Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Dedi Suherman dalam jumpa-pers pada 31 Agustus 2019, “Dalam 10 menit sudah habis meski pada saat booking ada juga yang tak langsung kemudian membayarnya, karena proses transfer masih diberikan waktu dua jam. Tapi begitu kita kategorikan sudah di-booking, sudah habis.”

Proses penjualan tiket ini berlangsung dua kali, yang pertama dibuka perdana pada tanggal 22 April 2019, sedangkan untuk penjualan sesi keduanya dilakukan sekira satu pekan jelang hari H dilangsungkannya konser Westlife di Indonesia tersebut. Hanya saja khusus untuk sesi kedua pembukaan tiket ini sebatas berlaku pada kelas Festival, dengan alasan masih banyak peminat yang hendak menyaksikan.

Baca juga:  Festival Jamu dan Kolaborasi Lima Dalang Milenial Membuka Rangkaian Jogja Cross Culture

Selain dua sessi secara penjualan tiket secara online, Dedi Suherman juga memaparkan bahwa pihaknya juga menyediakan penjualan tiket go show -on the spot, yaitu untuk kelas Festival dan Gold yang total kuotanya sekitar 300 tiket.

Dengan proses penjualan yang ada, baik secara daring pun luring, dapat dijumlahkan bahwa lebih dari 8000 penonton bakal hadir dalam konser “Westlife The Twenty Tour” di pelataran Candi Borobudur tahun 2019 ini.

Dari Tiket Konser 'Westlife The Twenty Tour' yang Soldout Hingga Kerjasama dengan Pihak GIAMasih dalam jumpa pers, Edy Setijono sebagai pihak pengelola helatan telah bekerjasama dengan pihak Rajawali dalam memberikan pelayanan terbaiknya. Hal itu telah dimulai sejak dalam proses mempersiapkannya sebagaimana beberapa kerjasama yang selama ini telah dilakukan, di antaranya yaitu dalam helatan Prambanan Jazz.

Sementara Ari Ashkara dari GIA juga memberikan sambutan baik sehubungan kerjasama yang dilakukan selama ini. Ia cukup antusias dalam proses kerjasama dengan pihak Rajawali -sebagai promotor event musik yang selama ini dapat dikatakan sukses menggelar konser-konser besarnya. Karenanya, ketika dalam hal penjualan tiket telah dilakukan penandatanganan kerjasama selama 5 tahun, maka pihak GIA pun melakukan hal serupa. Pada akhirnya, agenda penandatanganan kerjasama untuk satu tahun ke depan antara pihak Rajawali dengan pihak GIA benar-benar dilakukan di atas panggung pertunjukan malam harinya tepat jelang penampilan Shane, Kian, Nicky, dan Mark tersebut.

Dari Tiket Konser 'Westlife The Twenty Tour' yang Soldout Hingga Kerjasama dengan Pihak GIAJika sewaktu awal  jumpa pers ini Anas Syahrul Alimi memberikan sedikit gambaran pada penyelenggaraan konser Westlife di Borobudur ini, sebagai closing statement di akhir acara jumpa pers tersebut beliau juga memaparkan apresiasinya kepada semua pihak. Persembahan dari event-event Rajawali dalam gelaran konser musik sejatinya diusahakan untuk juga menyajikan pertunjukan multimedia, karenanya selalu ada upaya memilih tempat yang itu ‘view’nya bisa menjual. Di antara tempat-tempat itu adalah Prambanan serta Borobudur ini. Dengan begitu, bukan saja helatan musik ini yang akan diuntungkan, namun lebih dari itu adalah juga mengenai dunia bidang lain yang terkait dengannya. Sebagai contoh adalah penjualan tiket transportasi, yang dalam hal ini pihak Garuda Indonesia telah bisa merasakannya. Pun dengan berbagai penginapan di seputar venue. Dikatakan oleh Anas bahwa untuk konser di seputar Borobudur ini, hampir semua penginapan penuh, termasuk di dalamnya adalah beragam homstay yang dikelola BUMN dengan program desa wisata Balkondes-nya juga. Belum lagi pernik-pernik lain terkait dnegannya. Artinya, semua bisa mendapatkan keuntungan dari helatan ini.

Baca juga:  Balkonjazz Festival 2019 Bukan Sajian Musik Jazz, Melainkan Wujud Perayaan Masyarakat Pedesaan

Tak lupa Anas Syahrul Alimi selaku promotor juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, baik masyarakat, birokrasi, serta tak ketinggalan adalah kehadiran ragam media, baik itu dimulai dari media sosial pun media mainstream, serta media lura kota yang hadir bukan saja dari Jogja dan Jawa Tengah. Bahkan media dari Jakarta juga memenuhi helatan. Beliau mengapresiasi pula dengan antusiasme kepada para penikmat musik serta penonton konser, tak lupa permintaan maafnya apabila banyak kekurangan, sila dikritisi. Pun ketika ada kelebihan, silakan dinimati dengan penuh kebahagiaan. [uth]

Simak pawarta lain terkait , atau adicara menarik lain yang diunggah oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *