Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Panggung Makbyarr Festival Kesenian Yogyakarta ke-29

Umbarmakbyarr Festival Kesenian Yogyakarta 29

Diunggah oleh Utroq Trieha, pada tanggal 21 Juli 2017

Festival Kesenian Yogyakarta era tahun 2008, 2009, atau 2010 lalu mungkin bukanlah hajatan seni yang membuat orang tertarik. Sebaliknya, ada beberapa orang yang justru mengatakannya dengan nada miring. Namun sejak 2012, dan mulai dibom tahun 2013, hajatan kesenian di tlatah Ngayogyakarta yang telah lama dicap sebagai kota budaya ini mulai semarak. Dan perhelatan ini juga mampu menarik antusias warga, baik kawula muda, orang tua, pun anak-anak yang masih belia.

Tak berhenti di situ, FKY kini juga memiliki nilai ekonomi yang tak bisa diremehkan lagi. Pasalnya, bersamaan dengan hajatan itu digelar, ada perputaran uang yang tak sedikit jumlahnya, dan itu banyak dinikmati langsung oleh warga.

Festival Kesenian Yogyakarta ke-29, 2017

Festival Kesenian Yogyakarta ke-29 atau disingkat FKY29 tahun 2017 digelar kembali, dan diagendakan mulai tanggal 27 Juli hingga 13 Agustus 2017. Masih di-handle anak-anak muda penuh talenta dan di-support oleh Dinas Kebudayaan Yogyakarta, kreativitas baru berusaha dimunculkan kembali dalam ruang yang baru juga.

Umbar Makbyarr menjadi tema yang dipagut tahun 2017, ialah pantikan idiom yang sejatinya terdiri dari tiga kata berbahasa Jawa; Umbar, Mak, dan Byarr. Artinya, tajuk tersebut bisa juga dikatakan dengan “Umbar” beserta sub judulnya “Mak Byarr.” Umbar bisa bermakna ngaso, istirahat, diam, sedangkan Mak merupakan ungkapan yang terjadi pada sebuah peristiwa. Misalnya Makbyurr kecebur kolam, artinya ada suara byurr ketika kecebur di kolam. Atau makjedhuk akibat kejedot, artinya terasa dan terdengar ada suara jedug saat kededot. Makbedunduk, makliyut, dan lain-lain.

Baca juga:  Program LeksiKon ARTJOG MMXIX Berlangsung 9 dan 10 Agustus 2019

Sedangkan Byarr juga bisa sepadankan dengan adanya sebuah cahaya, menyala.

Sebagaimana dikutip dalam Press Release-nya, FKY ke-29 yang dihelat di Planet Pyramid, Jalan Parangtritis Km. 5.5, Sewon, Bantul ini memiliki keinginan mengedepankan persepsi artistik berbeda, namun sekaligus hendak melihat perkembangan potensi tempat baru. Tema besar Umbar diambil dengan harapan supaya FKY 29 menjadi ruang festival di mana anggota masyarakat bisa sejenak melepas kepenatan sekaligus memperoleh kesegaran baru. FKY 29 juga dirancang sebagai ruang kebudayaan yang diharapkan mampu memicu kreatifitas khas dan unik saat orang bermain-main di dalamnya.

Lebih lanjut ihwal press release tersebut, sila simak di bawah ini.

***

“Dari tahun ke tahun FKY selalu mengkolaborasikan berbagai hal, dan di tempat baru ini FKY diharapkan memicu kreativitas baru”, ujar Setyo Harwanto, Direktur Bagian Umum FKY 29. Lebih jauh lagi, FKY 29 diperlakukan sebagai ruang apresiasi sekaligus wadah untuk menemukan tradisi yang khas di dalam ekosistem kesenian di Yogyakarta. Dengan menggeser ruang festival ke daerah selatan Yogyakarta, FKY kali ini berusaha mendekati produsen seni kreatif.

Baca juga:  'Westlife Twenty Tour" Sukses Digelar di Candi Borobudur Berbonus Pelukan untuk Shinta -Gadis Bali

Umbar Mak Byar - Festival Kesenian Yogyakarta 2017“FKY 29 bukan semata-mata ruang untuk bertransaksi, tetapi juga ruang presentasi”, ujar Roby Setiawan, Direktur Seni dan Kreatif sekaligus Ketua Umum FKY 29. Menurut Roby, Planet Pyramid dinilai sebagai salah satu tempat yang tepat untuk meleburkan pasar dan nilai-nilai budaya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan FKY, nantinya akan dilangsungkan pawai di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, melewati rute Abu Bakar Ali – Malioboro – Nol Kilometer, pada tanggal 27 Juli 2017 jam 15:30. Kegiatan pawai akan melibatkan beragam pelaku seni dan budaya, diantaranya Kesatuan Bregada Kraton, Plangkir Paku Alam, Sanggar Nadtya Laksita, Jathilan, perwakilan dari Kabupaten dan Kodya DIY serta komunitas kesenian dari Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua. Sementara itu, Opening Ceremony FKY 29 akan dilaksanakan di depan Kantor Kepatihan, rencananya akan dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca juga:  Inilah Para Kurator Biennale Jogja XV Equator #5

Selanjutnya rangkaian acara akan dilanjutkan ke Pembukaan Pasar Seni FKY 29 yang dipusatkan di Planet Pyramid mulai pukul 19:30 WIB. Di lokasi ini akan ditampilkan berbagai pertunjukan dari kelompok kesenian tradisi dan kontemporer, seperti Gamelan Sekar Wangi, Tari Pink Kavaleri dan Jogja Hip Hop Foundation.

FKY 29 juga akan menampilkan beberapa penampil dari luar negeri seperti Jennifer Rose (Amerika) yang memainkan pertunjukan tari dan music di Panggung Pasar Seni. Dalam ruang festival yang sama akan ada Samifati, grup musik elektronik asal Perancis yang bakal tampil di atas panggung Mak Byarr, serta kelompok Gamelan Siswo Sukro asal London yang akan unjuk kebolehan di atas Panggung Pasar Seni.

Kali ini berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, Pameran Perupa Muda (PAPERU) akan diadakan di Area Futsal Planet Pyramid pada tanggal 31 Juli – 13 Agustus. Di sela-sela pameran, ada berbagai macam kegiatan seperti Lomba Catur, Lomba Cerdas Cermat dan lain lain. []

Simak pawarta lain terkait , atau adicara menarik lain yang diunggah oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *