Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Beksan Aji Saka Yasan Dalem Enggal Sri Sultan Hamengku Bowono X

Selebrasi Digitalisasi Aksara Jawa Menjadi Rangkaian Kegiatan Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta


Diunggah oleh Haiki Murakabi pada tanggal 5 Desember 2020   (493 Readers)

Hari Sabtu tanggal 5 Desember 2020 dimulai pukul 19.00 WIB telah diselenggarakan kegiatan Selebrasi atau Pahargyan Digitalisasi Aksara Jawa yang mengambil tempat di Pagelaran Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Acara tersebut diselenggarakan pihak Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta yang dalam hal ini dihelat oleh Dinas Kebudayaan alias Kundha Kabudayan.

Acara selebrasi ataupun pahargyan digitalisasi aksara jawa oleh Kundha Kabudayan yang juga disiarkan secara langsung melalui YouTube Disbud DIY (kanal @TasteOfJogja) tersebut sekaligus menjadi rangkaian kegiatan Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta, yang semestinya digelar pada bulan Juli tahun 2020 silam, namun akibat mewabahnya virus corona, hal itu mengharuskan untuk ditunda pelaksanaannya hingga pada bulan Maret tahun 2021.

Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta ini sengaja digelar sebagai bagian dari peran Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, guna ikut serta dalam mengawal pelestarian, pembinaan dan pengembangan aksara Jawa.

Menilik tentang aksara jawa ini, dikabarkan bahwa isu terkait aksara Jawa tak terasa juga telah memasuki ranah digital, sesuatu yang mungkin selama ini luput dari perhatian kita bersama. Artinya, masih banyak yang belum mengetahui dan mengerti bahwa aksara Jawa telah terdaftar resmi di Unicode Consortium pada 1 Oktober 2009 dengan slot A980 – A9DF.

digitalisasi aksara jawa kundha kabudayan yogyakarta

Hadir dalam pahargyan tersebut antara lain adalah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), dan tamu undangan lainnya.

Baca juga:  Inilah Syarat Ketentuan Peserta Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Radio Bahasa Jawa 2020 Kategori Pelajar

Pahargyan Digitalisasi Aksara Jawa pada saat ini merupakan dukungan untuk proses digitalisasi Aksara Jawa di ranah digital, setelah Aksara Jawa terdaftar resmi di Unicode Konsorsium, maka Aksara Jawa sedang dalam proses enskripsi di internet, sehingga dengan terenskripsinya Aksara Jawa akan semakin bisa digunakan secara masif di ranah digital mengikuti perkembangan di era kekinian.

Seturut dengan pahargyan ini, semakin istimewa karena ditampilkan pula secara perdana Beksan Aji Saka Yasan Dalem Enggal Sri Sultan Hamengku Bowono X. Satu beksan yang diciptakan secara khusus oleh Sri Sultan Hamengku Buwono sebagi wujud kepedulian beliau terhadap aksara jawa dan juga dalam rangka menyambut kebangkitan aksara Jawa yang pada saat ini sudah masuk ke ranah digital.

Berkaitan dengan digitalisasi aksara jawa ini, beberapa agenda acara juga telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan), utamanya yang berhubungan dengan pemeliharaan dan pengembangan Aksara Jawa, diantaranya Sarasehan Majalah Sempulur dengan Topik Aksara Jawa, Focus Group Discussion (FGD) I – IV Kongres Aksara Jawa, Sosialisasi Pelaksanaan Kongres Aksara Jawa I dilaksanakan di Provinsi Bali dan Jawa Tengah, Workshop Dluwang, Workshop Digitalisasi dan Pameran Manuskrip, Pra Kongres Aksara Jawa, Finalisasi Tim Perumus Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta, Nyerat Dluwang Masal, Dukungan penuh ke Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam hal pengajuan enskripsi Aksara Jawa ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Baca juga:  Inilah 10 Naskah Sandiwara Radio Bahasa Jawa Terpilih oleh Dinas Kebudayaan DIY untuk Tingkat Pelajar

pahargyan digitalisasi aksara jawa kundha kabudayan yogya

Selain itu juga, Pahargyan Digitalisasi Aksara Jawa ini sebagai penanda kebangkitan Aksara Jawa, dan pada saat ini telah melahirkan produk-produk hasil Digitalisasi Aksara Jawa, diantaranya adalah sebagaimana terpaparkan di bawah ini.

  • Teks Ajisaka

Kegiatan ini dimaksud untuk mengkaji beberapa varian Teks Ajisaka yang ada, kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan tedhakan (suntingan) dengan menggunakan font aksara Jawa yang diambil dan dikembangkan dari teks Ajisaka bersangkutan, dan ditransliterasi latin menggunakan JGST (Javanese General System of Transliteration).

  • Tata Tulis Aksara Jawa

Berdasarkan hasil rumusan Pra Kongres Aksara Jawa I, perlu dilakukan kajian terkait pedoman tata tulis aksara Jawa baru. Dalam hal tersebut penggunaanya bisa mengakomodir isu – isu terkait standarisasi aksara Jawa versi Unicode.

  • Javanese General System of Transliteration (JGST)

Berdasarkan kajian Unicode aksara Jawa, perlu dipersiapkan secara khusus sistem transliterasi aksara Jawa ke Latin yang taat asas, maka disiapkanlah sebuah sistem transliterasi yang disebut dengan JGST (Javanese General System of Transliteration).

  • Bunga Rampai Sastra Jawa Beraksara Jawa

Kumpulan cerkak, geguritan, cakepan tembang macapat yang disajikan dalam menggunakan aksara Jawa dengan menggunakan paugeran Kongres Bahasa Jawa (Keputusan Bersama 3 Gubernur: DIY, Jateng, dan Jatim), untuk mengisi kekosongan literasi bacaan aksara Jawa yang menggunakan paugeran KBJ.

  • Fonta Aksara Jawa Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
Baca juga:  Pembukaan Festival Sastra Yogyakarta JOGLITFEST 2019 Menjadi Kabar Gembira bagi Sastra Indonesia

Kajian fonta ini digunakan untuk penulisan digital. Kajian ini menghasilkan dua fonta Unicode Nyk Ngayogyan dan Nyk Ngayogyan Jejeg. Fonta ini adalah fonta resmi yang digunakan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Tata Naskah kedinasan. Fonta ini dibuat mengacu pada bentuk typeface Aksara Jawa yang digunakan dalam naskah Javaansch Nederduitsh Handwoordenboek yang disusun oleh Johann Friedrich Carl Gericke dan Taco Roorda, diterbitkan oleh Johannes Muller di Amsterdam pada tahun1874.

  • Majalah Tabloid Remaja Beraksara Jawa Jawacana

Sajian Majalah Tabloid Remaja Beraksara Jawa Jawacana yang diterbitkan dengan menggunakan paugeran Kongres Bahasa Jawa (Keputusan Bersama 3 Gubernur: DIY, Jateng, dan Jatim), untuk mengisi kekosongan literasi bacaan aksara Jawa yang menggunakan paugeran KBJ.

  • Kompetisi Sengkalan

Dilaksanakan sebagai upaya pelestarian tradisi pembuatan sengkalan kepada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta juga memberikan apresiasi kepada PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) atas usahanya terkait dengan pelestarian aksara di Nusantara yang salah satunya diawali kerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY dalam proses pengajuan aksara Jawa untuk bisa dienskripsi di internet yang saat ini sedang berproses. Hal tersebut dapat terlihat bahwa kolaborasi antara PANDI dan UNESCO akan menguatkan seluruh rangkaian pelestarian aksara Jawa ini sebagai bagian dari kekayaan budaya di dunia. [hmk]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Haiki Murakabi


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Satu tanggapan untuk “Selebrasi Digitalisasi Aksara Jawa Menjadi Rangkaian Kegiatan Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta”

  1. Вера berkata:

    Pahargyan atau Selebrasi Digitalisasi Aksara Jawa dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), dan beberapa tamu undangan. Beberapa agenda terkait dengan pemeliharaan dan pengembangan Aksara Jawa yang telah dilaksanakan oleh Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan), diantaranya Sarasehan Majalah Sempulur dengan Topik Aksara Jawa, Focus Group Discussion (FGD) I IV Kongres Aksara Jawa, Sosialisasi Pelaksanaan Kongres Aksara Jawa I dilaksanakan di Provinsi Bali dan Jawa Tengah, Workshop Dluwang, Workshop Digitalisasi dan Pameran Manuskrip, Pra Kongres Aksara Jawa, Finalisasi Tim Perumus Kongres Aksara Jawa I Yogyakarta, Nyerat Dluwang Masal, Dukungan penuh ke Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam hal pengajuan enskripsi Aksara Jawa ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *