Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Program 2G Greeting and Gesture

Dinas Pariwisata Yogyakarta Luncurkan Program 2G Greeting and Gesture Sebagai Branding Pariwisata Baru DIY Berbasis Budaya


Diunggah oleh Haiki Murakabi pada tanggal 5 Agustus 2020   (854 Readers)

Dinpar yang merupakan akronim dari Dinas Pariwisata Daerah Istiewa Yogyakarta, beberapa waktu lampau telah mengeluarkan satu program yang diberi nama “Jogja Cultural Experiences” sebagai bagian dari gerakan kepariwisataan DIY. Menyambung dari program tersebut, maka pada pertengahan tahun 2020 kali ini, kembal meluncurkan sebuah program, yaitu 2G yang merupakan kepanjangan dari Greeting and Gesture.

Program Greeting and Gesture atau yang lebih dikenal dengan 2G dan diusung Dinas Priwiata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta kali ini sejatinya bisa dibilang tak jauh berbeda dengan program sebelumnya, yaitu merupakan branding pariwisata DIY yang berbasis budaya. Hanya saja situasi yang tak menentu akibat dampak dari mewabahnya virus corona tentu membuat tak serupa meski program itu nampak tak jauh berbeda dengan waktu sebelumnya.

Baca juga:  Dari Tiket Konser 'Westlife The Twenty Tour' yang Soldout Hingga Kerjasama dengan Pihak GIA

Program 2G Greeting and Gesture Dinpar Jogja

Ya, akibat dari pageblug covid-19 kali ini, keadaan mengharuskan kita melakukan banyak hal berbeda dibanding dengan kebiasaan yang telah dilakukan secara rutin pada tahun-tahun sebelumnya. Baik ikhwal kita musti di rumah saja, meminimalisir pergi ke luar rumah, harus mengenakan masker dan menghindari kerumunan ketika terpaksa harus keluar, hingga laku physical distancing yang harus kita terapkan.

Namun, sebagai pelaku pariwisata, di mana Jogjakarta juga tak bisa lepas kehidupan sosial ekonominya dari sektor ini, maka para insannya mau tak mau juga harus tetap beraktivitas dan itu berkaitan pula dengannya. Dengan begitu, tindakan menjunjung budaya, yang di antaranta adalah dengan senyum, sapa, dan juga berlaku ramah menjadi hal yang masih sangat relevan pemraktekannya. Kebiasaan lama yang telah dilakukan warga itu bahkan menunjukkan bahwa Jogja adalah tempat yang masih sangat kental adat-istiadat dan budayanya, sehingga program Greeting and Gesture menjadi hal yang selaras diejawantahkan bagi warga dan entitasnya.

Baca juga:  Kemenparekraf/Baparekraf Membuka Program Bantuan Fasilitasi nyatakan.id

Program 2G Greeting and Gesture Dinas Pariwisata DIY

Seiring dengan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran covid19, maka Program Greeting and Gesture dalam 2G inipun prakteknya dilakukan dengan beberapa penyesuaian. Beberapa poin di antaranya adalah sebagaimana terpaparkan di bawah ini.

  • Lebarkan mata 5-10%, jangan melotot, tetap luwes
  • Senyum mengembang, bibir tarik ke kanan dan ke kiri secara tidak berlebihan
  • Sembah menyetara, telapak tangan menyatu di depan hidung, 90 derajat sudut ibu jari dengan jari lainnya
  • Kesigapan tubuh tetap dipertahankan, kaki proporsional, situasional
  • Profesional
  • Selalu ucapkan salam (greeting) sebagai standar wajib pelayanan
Baca juga:  Pameran Sekaten 2019 Menjadi Agenda Memeriahkan Peringatan 'Muludan' di Keraton Yogyakarta

Demikian perihal Program 2G yang memuat praktek Greeting and Gesture dan diluncurkan oleh Dinas Pariwisata Yogyakarta merupakan Branding Pariwisata Baru DIY yang berbasis budaya dan tetap layak sekaligus relevan diterapkan di masa pandemi. [hmk]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Haiki Murakabi


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *