Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Prambanan Jazz 2020 Virtual Festival

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 Menjadi Upaya Konsistensi Rajawali Indonesia dalam Mempersembahkan Karya dari Area Candi Prambanan


Diunggah oleh Utroq Trieha pada tanggal 2 Oktober 2020   (330 Readers)

Prambanan Jazz Festival yang merupakan gelaran musik rutin tahunan menjadi satu festival yang telah memiliki penggemar dan sangat ditunggu-tunggu oleh banyak insan pelaku sekaligus penikmat musik bukan saja di nusantara, namun juga di beberapa negara lainnya, terutama di negara tetangga kita.

Berlatar-belakang banyak penggemar dan tak sedikit yang menunggu itu maka helatan Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 kali ini tetap berupaya untuk terus konsisten dalam menggelar pertunjukan di lokasi cagar budaya Candi Prambanan, meski pandemi Covid-19 masih saja belum terlihat sirna dari dunia. Artinya, para penggemar dan penikmat Prambanan Jazz akan tetap bisa menyaksikan pertunjukan di tengah-tengah keterbatasan yang ada akibat wabah virus corona.

Dengan ragam pembatasan sebagai bagian dari bentuk protokol kesehatan guna memutus mata-rantai penyebaran corona, tentu saja itu membuat tak mudah dalam penyelenggaraan helatan Prambanan Jazz Festival ke-6 tahun 2020 kali ini. Sebut saja proses panjang terkait perizinan penyelenggaraan yang juga wajib dilalui demi terwujudnya Prambanan Jazz Festival 2020 di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut seperti yang dituturkan oleh Anas Syahrul Alimi selaku Founder Prambanan Jazz Festival dalam acara jumpa pers yang bertempat di home-base Rajawali Indonesia pada hari Kamis, tanggal 1 Oktober 2020.

Dalam acara presscon tersebut, Anas berkomunikasi melalui zoom dari kediamannya, sementara dari home-base rajawali hadir Bakkar Wibowo selaku Co Founder serta Tovik raharja sebagai Direktur Utama (sekaligus Art Direktur) Prambanan Jazz festival 2020 kali ini.

Anas Syahrul Alimi mengungkapkan bahwa iapun telah bolak-balik mengurus segala hal tetek-bengek rencana helatan Prambanan Jazz tahun 2020, termasuk di dalamnya adalah perihal perizinan ini, dan hari itu pula ia baru pulang dari Jakarta masih dalam rangka mengupayakan urusan yang sama.

“Usaha keras kami akhirnya bisa membuat Prambanan Jazz Festival 2020 tetap dapat terselenggara,” Anas Syahrul Alimi menuturkan.

Founder Prambanan Jazz Festival tersebut juga mengungkapkan ikhwal situasi yang dihadapi saat ini yang sangat berbeda, di mana pandemi Covid-19 telah mengubah hampir seluruh lini kehidupan, tak terkecuali pelaku dan pekerja seni pertunjukan, salah satunya adalah Prambanan Jazz Festival.

Rajawali Indonesia yang berlaku sebagai pihak promotor sudah tak kurang-kurang dalam mengupayakan agar Prambanan Jazz Festival tetap dapat diselenggarakan secara luring alias offline dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. tetapi pandemi Covid-19 yang belum terlihat mereda dan belum terlihat titik puncaknya, dan bahkan justru semakin terlihat melonjaknya angka kasus Covid-19 di Indonesia, maka hal itu membuat penyelenggara hanya mendapatkan izin pertunjukan secara daring alias online. Pada akhirnya Prambanan Jazz Festival pun harus mengutamakan aspek kesehatan tersebut, sekaligus memperhatikan aspek keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Baca juga:  Nusasonic Menyelami Keberagaman Budaya Bunyi dan Musik Eksperimental

“Kami turut prihatin dengan terus melonjaknya angka kasus Covid-19, namun kami ingin tetap menghadirkan PJF 2020 di tengah keterbatasan. Dengan berat kami sampaikan kepada #PJFLovers jika PJF 2020 tidak akan hadir secara offline,” imbuh Anas.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 Menjadi Upaya Konsistensi Rajawali Indonesia dalam Mempersembahkan Karya dari Area Candi Prambanan

New Hope New Experience as a Tagline Prambanan Jazz Virtual Festival 2020

Dengan ragam alasan yang melatarbelakangi Prambanan Jazz Festival tahun 2020 harus diselenggarakan secara online dan disiarkan langsung dari area candi Prambanan tersebut, maka bisa dikatakan bahwa 2020 kali ini menjadi tahun yang spesial. Bahwa bagaimanapun suasana dan kondisi yang ada, masih tetap ada harapan baru dan sekaligus juga pengalaman baru. Karena itu harapan baru serta pengalaman baru itu menjadi tepat ketika dipagut sebagai tagline yang disematkan pada Prambanan Jazz Festival tahun 2020 ini. New Hope New Experience!

Harapan yang baik selalu tersampaikan bagi semua yang terlibat dalam industri ini, baik mereka para crew yang selalu bekerja berada di balik layar, pun bagi para artis yang selalu bergiat dan mempresentasikan karya-karyanya di depan layar, serta para penonton yang menikmati sajian karya musik, sekaligus stake-holder yang terlibat dan selalu bekerja sepenuh hati. Bahwa pada tahun 2020 kali ini bisa tetap bersama-sama dalam menghadapi tantangan guna menuju kemajuan dan bertransformasi menghadapi keadaan, yaitu dengan saling bekerjasama mewujudkan cita-cita dan komitmen untuk membuat serta menampilkan karya-karya anak bangsa.

Harapan sekaligus pengalaman baru dari helatan Prambanan Jazz Festival 2020 tersebut adalah dengan ditayangkannya secara live-virtual selama dua hari, yaitu pada 31 Oktober dan 1 November 2020, di mana persembahan itu dihadirkan langsung dari area Candi Prambanan, dan sama sekali tak sebatas disiarkan dari sebuah ruangan virtual dengan green-screen. Dengan begitu nuansa dan latar belakang yang terbangun juga tetap musik sekaligus heritage berujud atmosfir Candi Prambanan.

Penayangan langsung Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 dari area Candi Prambanan pada 31 Oktober dan 1 November 2020 tersebut menjadi bukti bentuk konsistensi Prambanan Jazz Festival yang tetap terselenggara meski kita masih ada di masa pandemi.

Masih sesuai dengan penuturan Anas, keputusan ini adalah langkah terbaik yang bisa ditempuh saat ini. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada #PJFLovers (sebutan bagi para penggemar dan penikmat Prambanan Jazz Festival), karena belum bisa menggelar perhelatan secara offline. Anas juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pecinta musik festival yang tetap memberikan dukungan kepada Prambanan Jazz Festival di tengah keterbatasan yang sedang kita hadapi ini.

Baca juga:  Lomba dan Sayembara Penulisan Novel Berbahasa Jawa Tahun 2020 Dinas Kebudayaan DIY

Prambanan Jazz 2020 -New Hope New Experience

Sementara itu Co-Founder Prambanan Jazz Festival, Bakkar Wibowo menyampaikan bahwa Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 ini akan digarap oleh Tompi untuk visual broadcastingnya. Ialah sosok musisi yang akhir-akhir ini kerap menggarap film layar lebar sebagai film director atau sering didapuk menjadi video music director. Selanjutnya mengenai para penampil dari Prambanan Jazz Festival tahun 2020 kali ini tetap dihadirkan sederet musisi ternama tanah air.

Nama-nama artis yang dihadirkan di Prambanan Jazz Festival tahun 2020 kali ini adalah sebagai berikut:

Musisi Penampil Prambanan Jazz Virtual Festival 2020
HARI 1 (31 Oktober 2020) HARI 2 (01 November 2020)
2 Tulus Andmesh
3 Fourtwnty Ardhito Pramono
4 Isyana Sarasvati The Everyday Band
5 Joko In Berlin Nadin Amizah
6 Pusakata Pamungkas
7 Tompi Sinten Remen
8 Yura Yunita

Untuk musisi dari manca-negara tentu tidak (belum) bisa dihadirkan, kembali lagi, alasan pembatasan akibat COVID-19 menjadi latar-belakang kendala itu. Namun ada hal yang tak boleh dilupakan, yaitu bahwa para penampil yang memeriahkan acara Prambanan Jazz Festival tahun 2020 tersebut bakal membawakan lagu-lagu mereka dengan genre versi jazz. Sinten Remen yang merupakan Orkes dengan home-base berada di lingkungan Padepokan Bagong Kussudiardja inipun turut dihadirkan, di mana ia juga dimaksudkan guna mengingat dan menghargai sosok pendirinya yang tahun 2019 silam telah berpulang, ialah sang maestro Djaduk Ferianto.

Tovic Raharja yang merupakan Direktur Utama Rajawali Indonesia selanjutnya menuturkan bahwa dalam Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 ini, untuk pertama kalinya digandeng musisi asal Yogyakarta yang tergabung dalam TheEverydayBand guna mengaransemen dan membuat lirik lagu “Ke Prambanan Jazz Lagi” sebagai lagu tema.

“Ini jadi upaya untuk terus mempromosikan Yogyakarta dan sebuah harapan untuk bisa menyaksikan Prambanan Jazz kembali secara langsung nantinya,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, di Candi Prambanan hanya akan ada kru yang bertugas dan juga musisi atau artis yang akan dihadirkan di venue secara bergantian sesuai rundown. Tujuannya tak lain adalah agar tidak menimbulkan kerumunan. Selain itu, akan diterapkan juga standar protokol kesehatan, di mana para penampil dan juga kru akan melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum acara berlangsung. Sementara selama pelaksanaan acara dilangsungkan, dipastikan juga protokol kesehatan berjalan ketat. Sebagai contoh adalah kesiapan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, memakai masker dan face shield, serta tidak berkerumun atau tetap menjaga jarak.

Baca juga:  Konser Titik Balik Captain Jack di Jogjakarta 22 Desember 2019 Menjadi Perayaan Pulang ke Rumah 4 Eks Personelnya

Bagi khalayak, guna menikmati Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 kali ini tetap dikenakan tiket, sementara mengenai proses menyaksikan dan menikmati ragam karya musiknya dapat dilakukan melalui platform digital iKonser; Channel iKonser UseeTV (channel 459 SD | 949 HD), iKonser Apps dan UseeTV Go.

Tentang tiket Prambanan Jazz Virtual Festival 2020, ia dapat dibeli secara online di www.tiketapasaja.com dan juga secara offline di Silol Kopi & Eatery, Jl. Suroto 7, Kotabaru, Yogyakarta.

Rincian harga Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 adalah sebagaimana tercantumkan di bawah ini:

KELAS HARGA TIKET
Saturday Pass Rp50.000,-
Saturday Pass + Official merchandise PJF (T-Shirt) Rp100.000,-
Sunday Pass Rp50.000,-
Sunday Pass+ Official merchandise PJF (T-Shirt) Rp100.000,-

Menindaklanjuti perubahan dari helatan yang ada, penyelenggara juga memberikan kemudahan bagi pemilik tiket Prambanan Jazz Festival 2020 yang sudah membeli tiket dengan memberikan pilihan refund dan non-refund.

Bagi pemilik tiket yang memilih untuk non-refund, maka tiket berlaku untuk menyaksikan Prambanan Jazz Festival 2021 yang rencananya akan digelar pada 2 sampai 4 Juli 2021 serta berkesempatan mendapatkan official t-shirt merchandise Prambanan Jazz Festival secara gratis.

Sementara, bagi pemilik tiket yang akan melakukan refund, pendaftaran diproses sampai tanggal 15 Oktober 2020 dengan menghubungi nomor layanan pada jam kerja (Senin – Jumat, 10.00 – 18.00 WIB dan Sabtu, 10.00 sd 14.00 WIB). Di bawah ini adalah list kontak dan layanannya:

  • Tiketapasaja.com & Traveloka.com, CS di nomor: 0811-2658-322 (WA only)
  • Tiket.com, CS di nomor: 0855-1500-878 (WA only)
  • Go-Tix.id, CS di nomor: 021-8060-0822
  • Silol Coffee & Eatery, CS di nomor: 0821-3647-0414 (WA only)

Demikian mengenai konser musik jazz tahunan yang digelar langsung dari area Candi Prambanan. Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut mengenai Prambanan Jazz Virtual Festival  2020 ini sila dapat menghubungi hotline di nomor 08222 666 4343 atau bisa pula menuju ke laman situs www.prambananjazz.com, serta sosial media (IG / FB / Twitter) @PrambananJazz [uth]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *