Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Heri Pemad di Penutupan ARTJOG Secara Daring di Tahun 2020

Penutupan ARTJOG Secara Daring di Tahun 2020 Berlangsung Sangat Sederhana


Diunggah oleh Haiki Murakabi pada tanggal 12 Oktober 2020   (442 Readers)

Di tengah ombang-ambing situasi yang tak pasti akibat pandemi, ARTJOG: Resilience akhirnya tetap mampu terselenggara dengan lancar tahun ini. Dengan semangat “belajar sambil melakukan”, pengelolaan festival dengan metode daring dan fisik berhasil dihadirkan. Untuk tetap setia pada semangat bahwa ARTJOG adalah ruang mempertemukan berbagai gagasan dan praktik berkesenian, serta mendekatkan hal tersebut ke hadapan publik.

Diawali dengan dibukanya ARTJOG secara daring pada 8 Agustus 2020, kemudian dilaksanakan simulasi kunjungan langsung bagi rekan media, dinas terkait dan kolega ARTJOG pada tanggal 22 – 29 Agustus 2020. Melalui tahap simulasi dan evaluasi kunjungan langsung yang dihadiri juga oleh Tim Verifikasi Penyelenggaraan Protokol Pencegahan dan Pengendalian Wabah COVID-19 ini, akhirnya ARTJOG mengantongi izin untuk dibuka bagi umum.

Helatan ARTJOG secara daring dalam “ARTJOG: Resilience” tahun 2020 resmi dibuka bagi umum pada tanggal 7 September 2020 dengan membuka tiga sesi kunjungan pada hari Senin – Kamis dan empat sesi pada hari Jumat – Minggu dengan durasi dua jam di setiap sesinya. Jumlah pengunjung di setiap sesi juga dibatasi maksimal hanya 60 orang. Sikap disiplin baik dari penyelenggara dan pengunjung dalam penerapan protokol kesehatan dan aturan kunjungan yang telah ditetapkan, membawa ARTJOG: Resilience berjalan aman dan berakhir sesuai rencana.

ARTJOG Resilience_Closing Ceremony | Penutupan ARTJOG Secara Daring di Tahun 2020

Pada akhirnya, tibalah saatnya helatan hybrid, yaitu persembahan ARTJOG secara daring dan juga secara luring di tahun 2020 kali ini harus diakhiri, karena 10 Oktober menjadi pungkasan helatannya.

Dalam sambutan penutupannya, Heri Pemad selaku Direktur ARTJOG memaparkan bahwa selain persembahan karya dalam ARTJOG, program ARTCARE juga berhasil memberi penanda bagaimana seni dapat berkontribusi lebih pada kemanusiaan. Selain itu, kolaborasi dengan rekan-rekan videografer juga perlu dicatat bahwa bagaimanapun kondisinya, kita tetap harus menghadirkan elemen pendidikan, pengalaman-pengalam baru dan tentunya festival sebagai sebuah lelaku seni.

Sambutan Heri Pemad dalam acara penutupan ARTJOG: Resilience tersebut disiarkan secara daring melalui website pada hari Sabtu malam, tanggal 10 Oktober 2020. Heri Pemad juga menyampaikan bahwa meski pameran fisik sudah ditutup, video pameran dan film Expanded ARTJOG masih bisa dinikmati di website hingga pada tanggal 31 Oktober 2020.

Menyambut pelaksanaan ARTJOG tahun depan, juga diingatkan kembali panggilan terbuka bagi seniman untuk berpartisipasi di ARTJOG: Arts in Common | time(to)wonder tahun 2021 masih dibuka hingga 31 Januari 2021. [hmk]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Haiki Murakabi


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *