Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
15 Nomine Lomba Penulisan Novel Berbahasa Jawa 2020

Inilah Pemenang Lomba Penulisan Novel Berbahasa Jawa Tahun 2020 Dinas Kebudayaan DIY


Diunggah oleh Official Adm pada tanggal 22 Oktober 2020   (1.382 Readers)

Dinas Kebudayaan di Jogjakarta yang juga dikenal dengan istilah ‘Kundha Kabudayan’ Daerah Istimewa Yogyakarta bisa jadi merupakan salah satu institusi yang acap menggelar acara lomba pun sayembara tahunan, di mana ada beragam perlombaan yang selalu digelar di sana, dan Lomba Penulisan Novel Berbahasa Jawa adalah salah satunya.

Lomba penulisan novel berbahasa jawa tahun 2020 oleh Dinas Kebudayaan DIY berjalan sesuai rencana dari awal di tengah banyak acara dan perlombaan yang mengalami perubahan akibat dari pengaruh merebaknya virus corona. Lomba Penulisan Novel Berbahasa Jawa kali ini dimulai sejak diumumkan, yaitu seputar bulan Februari 2020, masa sebelum virus corona masuk Indonesia, dan diagendakan ditutup pada akhir Agustus 2020.

Perihal lomba penulisan novel berbahasa jawa tahun 2020 kali ini, tema yang diusung adalah “Ngleluri lan Ngrembakakake Tata Nilai Budaya Jawa ing Daerah Istimewa Yogyakarta kanggo Memayu Hayuning Bawana”, atau bisa diartikan bahwa tema lomba kali ini seyogyanya bisa memberikan enghargaan terhadap budaya sekaligus juga memberikan perhatian terjadap alam semesta, khususnya alam yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ada beberapa syarat dan ketentuan guna mengikuti lomba penulisan novel berbahasa jawa tahun 2020 kali ini, yang sejatinya juga tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di antaranya adalah wajib menyertakan scan KTP warga DIY dan juga mengirimkan naskah karya novel berbahasa jawa minimal 150 (seratus lima puluh) halaman.

Selanjutnya seperti yang juga telah disebutkan pada awal pengumumannya, maka pada akhir Oktober 2020 sudah dijadwalkan untuk mengumumkan beberapa kandidat yang berhak terpilih, yaitu 5 karya sebagai pemenang terpilih, dan juga 15 karya sebagai karya nominasi. Dan di bawah ini adalah daftar nama-nama pemenang serta para nominatornya.

Lima Pemenang Lomba Penulisan Novel Berbahasa Jawa 2020

NAMA PENULIS JUDUL KARYA
Dhanu Priyo Prabowo Pintan
Puranti Wiji Rahayu Sesulih Mangsa Ing Tokyo
Purwadmadi Srimpi Pamor
Sunardian Wirodono Goreh
Alexandra Indriyanti Kidung Tresna Sang Pikatan
Agus Suprihono Ndheg Pengamun-amun
Cosmas Dwi Indaryanto Jonggrang Satriya Pungkasaning Prambanan
Dwi Winarno Wiyata
Eko Purwanto Macan Selarong
Eny Murtiningsih Sagegem Ati Ing Bumi Tawang
Fadmi Sustiwi Kembang Kang Rinonce
Farida Pujiastuti Turus Alum Kang Bali Trubus
Indra Tranggono Rembulan Perak
Mustofa W Hasyim Angon Angin
Rita Nuryanti Kluwung
Sigit Budi Santosa Kedhasih Nggawa Pangimpen
Sukrisna Omah
Sunawi Ngadhepi Pilihan
Suyati Embun Ing Selane Pang
Tri Haryanto Dhemit Ndulit

Di atas adalah 20 nama pemenang dan nominator yang masing-masing bakal mendapatkan hadiah, yaitu sebagai berikut

  1. Hadiah Utama
    Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dipotong pajak untuk 5 (lima) pemenang
  2. Hadiah Nomine
    Rp5.000.000,- (lima juta rupiah) dipotong pajak untuk 15 (lima belas) nomine

Dari daftar karya tersebut, beberapa nama sebagai lima pemenang sepertinya sudah tak asing lagi bagi lingkar pekarya dan pekerja kreatif di Jogjakarta. Sebut saja Dhanu Priyo Prabowo yang dahulu berdinas di Balai Bahasa Yogyakarta, Purwadmadi yang merupakan akademisi dan juga praktis seni budaya serta sastra, Sunardian Wirodono sebagai sosok eks pekerja media di ibukota yang kini kembali ke Jogja juga masih sebagai penulis ini. Sementara, untuk 15 nomine, terselip pula nama Indra Tranggono dan Mustofa W Hasyim, dua sosok pekerja seni/kreatif di Jogja yang telah beberapa kali menjadi pemenang dalam berbagai ajang perlombaan. Baik lomba penulisan naskah sandiwara radio, lomba penulisan naskah kethoprak, lomba penulisan naskah teater, dan masih banyak lagi.

Entah menjadi bentuk totalitas sebagai pekerja kreatif, atau tak hendak dikatakan surut dalam berkarya, tapi seperti itulah beberapa potret perlombaan yang acap bisa disimak, bahkan sosok yang pada awal-mulanya menjadi semacam penasehat pun di akhirnya justru turut terjun sebagai peserta.

Ya, tak jauh berbeda dengan helatan perlombaan lain yang masih sama-sama berada di bawah naungan Kundha Kabudayan, perlombaan kali inipun seolah juga menjadi ajang regenerasi barang lama dengan kemasan baru. Dan itupun sah-sah saja, karena toh ‘regenerasi’ yang juga merupakan salah satu tujuan lomba telah tercapai 🙂 []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Official Adm


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *