Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Open Air Cinema JAFF

Berawal Sebagai Sarana Trauma Healing, Open Air Cinema JAFF 14 Kini Menjadi Kegiatan Rutin JAFF


Diunggah oleh Jaring Acara pada tanggal 13 November 2019   (786 Readers)

Hadirnya gelaran Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau yang kemudian dikenal pula dengan nama JAFF menjadi berkah tersendiri bagi beberapa warga di Yogyakarta. Pasalnya, seiring dengan JAFF 14 ‘Revival’ tahun 2019, beberapa masyarakat Yogyakarta kembali menikmati sajian sinema berkualitas namun digelar secara gratis di publik area dalam gelaran layar tancap.

Open Air Cinema JAFF 14 sejatinya telah sukses diselenggarakan pada seri pertamanya, yaitu pada tanggal 2 November 2019 lalu yang digelar dengan lokasi berada di Daratan 3, Minggir, Sleman, Yogyakarta. Namun tak kalah suksesnya adalah perhelatan Open Air Cinema seri keduanya, yang kembali digelar dalam rangka menyambut perayaan sinema Asia Pasifik ini.

Open Air Cinema JAFF 14 seri kedua diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 10 November 2019 yang bertempat di Joglo Bebana, Gang Pangkur, Jogonalan Lor RT 4, Tirtonirmolo, Bantul Yogyakarta. Pada seri ke-2 tersebut, ditayangkan sejumlah dua film karya sineas muda Indonesia. Yaitu Ranam – Looking for Land (2019) karya David Richard dan Doremi & You (2019) karya BW Purbanegara.

Dengan penayangan dua film berkelas secara umum tersebut, terlihat antusiasme penonton yang membludak. Ini menunjukkan bahwa terdapat semangat tunggi seiring digelarnya JAFF 14 ‘Revival’ tahun 2019 ini guna lebih lanjut melestarikan budaya menonton di kalangan masyarakat kita.

Baca juga:  Group Band Scorpions dan Whitesnake Bakal Tampil di JogjaROCKarta Festival Pada 1 Maret 2020

Open Air Cinema JAFF 14

Pada penyelenggaraan Open Air Cinema JAFF 14 putaran kedua yang dimulai tepat pukul 19.20 WIB ini, diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Christine Subiyanto selaku Koordinator Open Air Cinema JAFF 14 ‘Revival’. Ucapan terima kasih disampaikannya kepada segenap masyarakat Yogyakarta yang hadir dan Joglo Bebana, dan sekaligus telah membantu serta menyediakan tempat guna menyelenggarakan Open Air Cinema yang seri kedua ini.

“Terima kasih kepada Bu Dukuh, Warga Jogonalan Lor, serta seluruh penonton yang tetap setia untuk hadir dan menyaksikan sinema di Open Air Cinema bersama-sama”, ujar Christine.

Dapat diketahui, bahwa pada awalnya, melalui konsep layar tancap, Jogja-NETPAC Asian Film Festival sejatinya hadir dan memutarkan film keliling ke desa-desa untuk membangkitkan semangat warga paska tragedi gempa Yogyakarta pada tahun 2006 silam. Artinya, Open Air Cinema ini pada awalnya memang lebih difungsikan sebagai sarana trauma healing pada korban gempa, namun kini hal itu justru menjadi kegiatan rutin JAFF yang kemudian diperuntukkan guna menumbuhkan budaya menonton di kalangan masyarakat.

Baca juga:  Poster Resmi Jogja Volkswagen Festival 2019 Dibuat Seniman Muda Surakarta; Ardhyan Gecho

Setelah sambutan tersebut, acara pembukaan Open Air Cinema kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala dukuh Jogonalan Lor yang menyambut antusias acara ini.

”Terima kasih kepada JAFF yang sudah ikut melestarikan budaya misbar, mirsani bareng,” ujar Yayim Sugianti selaku kepala dukuh Jogonalan Lor menanggapi Open Air Cinema sambil bercanda.

Penonton pada gelaran Open Air Cinema putaran ke-2 tahun seiring gelaran JAFF tahun 2019 ini disuguhi film Ranam – Looking for Land (2019) sebagai film pembuka Open Air Cinema. Selanjutnya, penayangan Doremi & You (2019) menutup Open Air Cinema dengan manis.

Kedua film tersebut dipilih sebagai sajian Open Air Cinema pasalnya ada gagasan tentang perjuangan dan keberagaman. Kedua film tersebut memiliki semangat yang sama; mengenai anak-anak dan remaja yang bergelut dengan impiannya. Berbagai tantangan internal maupun eksternal dilalui demi menggapai apa yang dicitakan. Topik tersebut seringkali berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan sangat dekat dengan masyarakat. Melalui kedua film tersebut, JAFF 14 ‘Revival’ memiliki keinginan untuk juga turut menyuguhkan pemahaman mengenai keberhasilan yang pada akhirnya diperoleh atas perjuangan yang keras.

Baca juga:  Festival Film JAFF 14 Tahun 2019 Mengusung Tema 'Revival': Mengakar Kuat Membangun Identitas

Open Air Cinema JAFF 2019

Pantulan cahaya penuh bulan menemani masyarakat menyaksikan harunya perjuangan para remaja dalam kedua film tersebut. Bercampur dengan riuh tawa penonton yang turut menghangatkan sepanjang jalan gang depan rumah kepala dukuh Jogonalan Lor. Seperti semangat para remaja meraih impiannya turut tercurah dalam antusias masyarakat yang memadati Joglo Bebana, Bantul, Yogyakarta.

Total sekitar 450 orang bersinema bersama dalam Open Air Cinema seri kedua JAFF 14 ‘Revival’. Bila digabungkan dengan Open Air Cinema seri pertama yang berjumlah 350 orang, maka jumlah penonton Open Air Cinema pra-event JAFF 14 ‘Revival’ telah mencapai 800 orang.

Masyarakat dapat bersua kembali dengan sinema Asia dan menonton bersama saat perhelatan JAFF 14 ‘Revival’ yang akan dilangsungkan pada 19- 23 November 2019 di Empire XXI dan LPP Yogyakarta. Total 111 film dengan beragam perspektif, genre, dan gaya tutur dari seluruh penjuru Asia dipersembahkan dalam JAFF 14 ‘Revival’. (2019). []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Jaring Acara


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *