Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Pembukaan Pameran Nandur Srawung 2019 Hadirkan Grup Band Tashoora

Pembukaan Pameran Nandur Srawung 2019 Hadirkan Grup Band Tashoora


Diunggah oleh Haiki Murakabi pada tanggal 17 September 2019   (138 Readers)

Nandur Srawung merupakan helatan pameran seni rupa yang digelar secara rutin setiap tahun di Yogyakarta dan telah dimulai pada tahun 2014. Karenanya, 2019 menjadi tahun yang ke enam dengan lokasi penyelenggaraannya masih sama, yaitu di area Taman Budaya Yogyakarta.

Pameran Nandur Srawung tahun 2019, agendanya digelar selama 10 hari, yaitu dimulai tanggal 18 dan akan berakhir tanggal 27 September 2019 ini. Dengan mengusung tema ‘Gegayutan: Peer to Peer‘, pameran seni rupa ini juga menggandeng lima kurator, yang masing-masing adalah Rain Rosidi, A Sujud Dartanto, Irene Agrivina, Arsita Pinandita dan Bayu Widodo.

Pameran Nandur Srawung 2019Tema “Gegayutan” yang bisa juga didefinisikan sebagai ‘bersama-sama’ pada pameran Nandur Srawung 2019 kali ini menjadi langkah dalam menyelaraskan diri dengan konsep komunitas “peer to peer”. Yaitu bahwa pengetahuan itu sudah selayaknya dibagikan secara langsung dan merata dengan hak dan kewajiban yang disepakati bersama, tanpa adanya sentralisasi satu pihak ataupun monopoli institusi tertentu.

“Gegayutan” yang diusung sebagai tema pada pameran Nandur Srawung tahun 2019 ini menjadi penting karena ia merupakan acuan dan titik temu bagi para perupa, bagi komunitas, bagi pegiat seni, bagi penikmat seni dan juga bagi masyarakat umum. Karenanya, hal ini sangat selaras dengan asas kota Yogyakarta yang masih mengedepankan asas kebersamaan baik itu berujud gotong royong, saling berbagi, dan rasa tepasalira. Artinya, dalam helatan Nandur Srawung tahun 2019 ini, bakal disuguhkan berbagai karya yang itu bisa membuat publik teringat dan merasakan kembali arti penting dari berbagi dan juga sikap kebersamaan.

Baca juga:  Pameran Duet Artmosphere Bapak Beranak

Mengenai kepesertaan dari pameran kali ini diikuti dari beragam usia dan latar belakang, yang kesemuanya bisa dibagi ke dalam tiga kategori. Kategori pertama ialah peserta yang berasal dari seniman-seniman senior, yaitu yang sengaja diundang guna menampilkan karyanya. Kategori kedua adalah mereka para pelamar dengan latar-belakang seniman umum yang sebelumnya telah mengirimkan karyanya. Sedangkan untuk kategori ketiga merupakan komunitas-komunitas seni yang berasal dari Yogyakarta pun dari luar Jogjakarta.

Rangkaian Program Acara dan Kegiatan Nandur Srawung 6

Ikhwal rangkaian acara pada Nandur Srawung ke-6 tahun 2019 ini akan diisi dengan beberapa program-kegiatan, yaitu adalah sebagai berikut;

  • Pameran Besar Nandur Srawung #6

Program pameran bersama ini diisi oleh perupa undangan dan juga perupa hasil seleksi aplikasi terbuka yang penjaringannya telah dilaksanakan pada tanggal 11 Juni hingga 4 Agustus 2019.

  • Srawung Temu

Nandur Srawung 2019Srawung Temu adalah program yang diikuti oleh perupa terpilih melalui hasil seleksi yang prosesnya telah dilakukan pada tanggal 11 Juni – 4 Agustus 2019. Mereka akan ditempatkan di kolektif atau studio yang terdapat di Sleman, Bantul dan Gunung Kidul. Para perupa ini akan berkarya dan berinteraksi dengan perupa-perupa yang tergabung di kolektif atau studio tersebut untuk secara bersama-sama saling bertukar ilmu, dan mewujudkan gagasan-gagasan ke dalam bentuk karya.

  • Srawung Moro

Dalam program Srawung Moro akan dikhususkan pada proyek-proyek kegiatan seni seperti workshop, pameran, dan lain sebagainya. Para inisiator yang menjadi pengisi pada program ini juga telah dipilih melalui program seleksi pada 11 Juni hingga 4 Agustus 2019. Mereka inilah yang selanjutnya akan melakukan program residensi di Bantul dan Kotamadya Yogyakarta.

  • Srawung Panggih

Srawung Panggih merupakan salah satu program baru di helatan Nandur Srawung tahun 2019 sebagai program jejaring global. Dalam program Srawung Panggih ini, para kurator bakal melakukan diplomasi dan kerjasama dengan institusi-institusi internasional, di mana pada tahun 2019 ini tim kurator memilih beberapa negara di Asia Tenggara.

Baca juga:  Yogyakarta Berhias 33 Patung di Pameran Jogja Street Sculpture Project #3, 17 November Hingga 10 Desembar 2019

Tim ini akan melakukan kunjungan dan pertukaran antara perupa di Yogyakarta dengan perupa-perupa yang berasal negara-negara di Asia Tenggara tersebut. Pada program Srawung Panggih inilah tujuan membangun jejaring global itu tersemat.

  • Pasar Srawung

Nandur SrawungPasar Srawung adalah program yang berujud bazaar yang digelar selama pameran berlangsung, dan diperuntukan untuk umum. Bazaar ini akan menjual hasil dan produk lokal yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk makanan pada bazaar Pasar Srawung tahun 2019 ini, yang dijual di sini adalah makanan organik. Karena prinsipnya pangan sehat dan tidak menggunakan bahan perasa serta pengawet, maka proses seleksi makanan juga dilakukan langsung oleh pihak penyelenggara.

  • Panggung Srawung

Panggung Srawung adalah program sajian panggung pertunjukan yang dilaksanakan selama pameran berlangsung dan mementaskan pemusik, performans, serta band dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga:  Festival Buku dan Musik Mocosik 2019 Mengusung Tema "Buku Musik dan Kamu"

Untuk pembukaan pameran Nandur Srawung 2019 pada tanggal 18 September 2019, bakal dihadirkan satu grup band indie asal Jogjakarta yang namanya sedang melambung dan baru saja merayakan ulangtahun ketiganya, ialah Tashoora.

  • Young Rising Artist Award

Young Rising Artist Award merupakan program seleksi karya yang dilakukan bagi perupa muda dengan usia di bawah 35 tahun, di mana perupa yang terpilih (ditambah dengan satu kurator) bakal memperoleh penghargaan dan kesempatan untuk melakukan kunjungan, riset dan studi banding dengan pendampingan tim kurator ke institusi seni di berbagai negara di Asia Tenggara.

  • Lifetime Acheivement Award

Ialah program penghargaan yang diberikan kepada seorang perupa karena dedikasi dan pengabdiannya terhadap dunia seni rupa dan dampaknya ke masyarakat luas.

Demikian beberapa rangkaian program yang dihadirkan di pameran tahunan Nandur Srawung 2019 kali ini. Gelaran Nandur Srawung #6 agendanya dihelat dengan lokasi di Taman Budaya Yogyakarta, dengan pembukaan pada tanggal 18 September 2019 sekira pukul 19:30 WIB.

Untuk pamerannya sendiri berlangsung hingga tanggal 27 September 2019, dibuka setiap hari dari pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB, gratis dan terbuka untuk umum. [hmk]

Pameran Nandur Srawung ke-6 Tahun 2019
Pembukaan 18 September 2019
Waktu Pameran 18 – 27 September 2019
Tempat & Sekretariat Taman Budaya Yogyakarta
Jalan Sriwedani No. 1 Ngupasan Gondomanan
Kota Yogyakarta
Email: nandursrawung@gmail.com
Tim Kurator ~ Rain Rosidi
~ A Sujud Dartanto
~ Irene Agrivina
~ Arsita Pinandita
~ Bayu Widodo

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Haiki Murakabi


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *