Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Artwork-Album-Kontemplasi-Oneding

Liku Hidup Solois Bernama Oneding Terkisahkan dalam Debut Album Bertajuk “Kontemplasi”


Diunggah oleh Rika Purwaka pada tanggal 3 Maret 2020   (222 Readers)

29 Februari 2020 seolah menjadi waktu bagi Solois bernama Oneding, karena selain menjadi hari-kabisat yang hanya terjadi setiap 4 tahun sekali, ia adalah juga tanggal sebagai hari yang digunakan dalam merealisasikan mimpi terbesarnya, yaitu merilis debut album bertajuk “Kontemplasi”.

Oneding merupakan sosok bernama lengkap Albertus Prima Karuniargo Oneding (dibaca: oné-ding), ialah sulung dari empat bersaudara yang tidak asing dengan dunia musik sejak ia kecil. Neding, begitu ia akrab disapa, sangat aktif sebagai keyboardist dari band pop-punk asal Malang berjuluk Snickers and The Chicken Fighter alias SATCF. Aktif menjejaki karir sebagai solois folk sejak beberapa tahun silam, Oneding akhirnya berkesempatan untuk merilis singlenya secara digital di tahun 2020, yaitu di bawah naungan Yallfears.

Album bertajuk ‘Kontemplasi’ yang dirilis tepat di tanggal kabisat tersebut merupakan hasil dari penantian panjang sang musisi sejak tahun 2013, di mana sejak tahun 2013 terdapat banyak peristiwa yang menyebabkan niatan Oneding tersebut tertunda. Ada sebanyak 10 nomor dalam album ini, termasuk di dalamnya adalah single yang sebelumnya telah dirilis, antara lain adalah “Ciptaan Manusia Runtuh Ciptaan Tuhan Tumbuh”, “Star”, “Membeku” dan “Menangis Riang”.

Mengenai pemilihan judul “Kontemplasi” pada album terkininya ini, ia didasarkan pada sumber inspirasi karya Oneding yang didominasi oleh lika-liku hidupnya.

Seperti diungkapkan Oneding, kebanyakan karya yang ada pada album ini merupakan karya curahan hati, yaitu perihal yang Oneding alami, ia tuangkan ke dalam karya musik. Sebagai contoh adalah “Haru Biru” yang bercerita tentang rasa syukur karena orang terkasih ada di sekitar kita. Sementara “Mungkinkah Itu Nyata” mengungkap kisah tentang harapan yang tidak mungkin karena hubungan yang sudah kandas. Selanjutnya untuk lagu “Tertawa Terluka” mengisahkan perihal bagaimana Oneding menyikapi patah hati.

Baca juga:  Band Asal Kota Pekanbaru 'Harubisu' Rilis Single Terbaru dengan Tajuk “Terharu Membisu”

Untuk single “Kontemplasi” sendiri merupakan lagu yang tidak ada vokalnya, melainkan hanya alat musik saja. Karenanya besar kemungkinan akan cocok apabila didengarkan pada saat melamun. Sedangkan lagu “Perih Dan Dingin” adalah lagu cover, lagu dari Peka yang diciptakan oleh Parau Paskalis. Ia merupakan lagu yang bercerita tentang Bunda Maria. Selain tersebut di atas, terdapat pula nomor andalan yang sering dibawakan Oneding secara live antara lain adalah “Jancok” yang telah diaransemen ulang hingga bisa dinikmati di berbagai kanal digital.

Baca juga:  Superglad Telah 'Kembali' Bersama Kita Lagi

“Jancok ini lagu spontan saat ada di studio, karena kata-kata makian ini sangat umum digunakan di kalangan anak nongkrong di Malang,” Oneding memaparkan

Dari sepuluh lagu yang ada di album dengan tajuk “Kontemplasi” ini, Oneding mengungkapkan jika “Tertawa Terluka” menjadi nomor yang paling berkesan baginya. Bahwa meskipun ditulis di kurun waktu lampau, isu-isu yang diangkat masih sangat relevan, seperti cinta beda keyakinan, dan masih banyak lagi.

Liku Hidup Solois Oneding Terkisahkan dalam Album “Kontemplasi”

Melabeli genre musiknya sebagai pop dengan sentuhan gitar akustik, Oneding secara lugas mengungkapkan bahwa banyak rencana yang ingin ia lakukan setelah album “Kontemplasi” ini dirilis. Akan tetapi, sekali lagi iapun hanya dapat menyerahkan semuanya pada semesta agar rencana-rencananya mampu disambut dengan baik.

Baca juga:  Band Easternboys Menelurkan Single Perdana Bertajuk 'Hijrah' di Hari Soempah Pemoeda

Beberapa karya Oneding ini sejatinya acapkali telah diunggah lewat akun Soundcloud pribadinya dan atau sering dimainkannya secara live di beberapa kesempatan. Karena itu, mengenai album “Kontemplasi” ini juga telah dapat dinikmati melalui berbagai kanal streaming digital, baik Youtube Music, Spotify, Apple Music, Resso, dan lain sebagainya. [rpw]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Rika Purwaka


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *