Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   

KUSTOMFEST 2019 Bertema ‘Back To The Roots’ Merilis Official Soundtrack GAS GAS GAS Karya Kill The DJ


Diunggah oleh Jaring Acara pada tanggal 28 September 2019   (321 Readers)

KUSTOMFEST tahun 2019 menjadi perjalanan untuk kali ke delapan dari sebuah festival pada ranah custom culture di Asia Tenggara, yang gelarannya ada di Yogyakarta. Sebagai tahun ke-8, dapat ditilik bahwa dalam proses perjalanannya, ia semakin lama semakin memberi warna di ranah kustom kulture Nusantara.

Indonesian Kustom Kulture Festival atau dikenal dengan nama KUSTOMFEST 2019 agendanya bakal digelar pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2019, dengan lokasi ada di area Jogja Expo Center, Jalan Janti, Banguntapan, Yogyakarta.

Mengenai tema yang diusung pada helatan KUSTOMFEST 2019 kali ini ialah “Back Tho The Roots”. Alasannya, selain karena latar-belakang ke-nusantara-an sebagaimana tersebut di paragraf pertama atas, adalah juga menjadi upaya dalam mengikis segala perbedaan sambil terus memacu mengetengahkan karya-karya terbaik anak bangsa.

KUSTOMFEST 2019Gelaran KUSTOMFEST ini seolah telah menjadi rumah bagi para pegiat kustom kulture dalam menunjukkan inovasi sekaligus membangun entitas baru dari berbagai sub-culture yang ada di dalamnya, yang antara lain adalah: otomotif, musik, dan juga seni. Artinya, ada beragam pemikiran sekaligus juga bermacam karya art of engineering yang dihadirkan sedemikan rupa dari tangan-tangan terbaik “seniman” motor dan mobil dari berbagai daerah di Indonesia pada helatan KUSTOMFEST 2019 ini.

Ketika melihat dan mencermati pada keadaan dewasa ini, dalam konteks kehidupan bermasyarakat kenyataannya ada banyak faktor yang ikut saling mempengaruhi seiring berjalannya waktu. Hal itu termasuk di dalamnya adalah perihal perbedaan pilihan politik, yang tak pelak juga berpotensi merusak keharmonisan tatanan kehidupan kita. Karenanya, fenomena-fenomena semacam inilah yang juga menjadi salah satu pemikiran KUSTOMFEST 2019 dalam merangkul semua kalangan, tak lain, agar dalam menyikapi perbedaan bisa bercermin kembali kepada akar budaya bangsanya.

Baca juga:  Lomba Penulisan Novel Bahasa Jawa Tahun 2018

Hal tersebut sebagaimana dituturkan oleh Lulut Wahyudi selaku Director KUSTOMFEST dalam kumpa pers yang digelar pada hari Sabtu 28 September 2019 di .

“KUSTOMFEST 2019 Back To The Roots adalah ajakan kami ke semua anak bangsa termasuk di dunia kustom untuk kembali berjalan bergandengan tangan dalam satu tujuan membesarkan industri ini. Kita kembali berkarya bersama-sama dengan mewarisi semangat keberagaman menggapai harapan dalam suasana nyaman dan damai,” tutur Lulut Wahyudi.

Lulut Wahyudi juga masih menambahkan bahwa kenyataannya masih ada banyak sekali pemahaman dalam memaknai kembali ke akar budaya ini. Bukan saja sebatas pada sisi kultur otomotif, namun juga pada sisi seni dan gaya hidup. Karenanya, dalam helatan KUSTOMFEST 2019 ini dihadirkan pula beberapa sosok musisi lintas-genre, termasuk musisi legendaris yang saat ini sedang naik daun, khususnya di kalangan Sobat Ambyar pun Sobat Sambat. Ialah The Lord of Broken Heart: Didi Kempot.

Selain bakal disajikan penampilan Didi Kempot, pada helatan KUSTOMFEST 2019 juga dirilis secara resmi sebuah lagu khusus sebagai Official Soundtrack dengan judul GAS GAS GAS yang merupakan buah-karya dari Marzuki Mohamad a.k.a Kill The DJ.

“Tampilnya Mas Didi Kempot dan berbagai musisi lintas genre menjadi salah satu simbol bahwa musik bisa ikut menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk ikut menikmatinya. Ini bagian dari konsep Back to The Roots di tahun ini, selain itu perilisan soundtrack GAS GAS GAS karya Kill The DJ menguatkan dan memudahkan kami menyampaikan semangat kustom kulture Indonesia ke khalayak luas” Lulut Wahyudi mengakhiri pemaparannya.

Baca juga:  'Semar Gaung' di Jagongan Wagen PSBK Sebagai Karya Kolaboratif Bayu Aji Nugraha, Asita Kaladewa, dan Kinanti Sekar Rahina

KUSTOMFEST 2019 Usung Tema Back To The RootsSelain Didi Kempot turut memeriahkan di atas Stage Performance KUSTOMFEST 2019 ini adalah Seringai, Jogja Hip-Hop Foundation, Suicidal Sinatra, Something Wrong, The Sleting Down, Kasino Brothers, dan juga X60 Jaran.

Perihal program yang bakal kembali dihadirkan di helatan KUSTOMFEST tahun 2019 ini tentu saja adalah program rutin yang selalu ada dari tahun ke tahun. Di antaranya adalah; Kustom Bike Show, Hot Rod & Kustom Car Show, Pinstripe Carnival, Body Art Show, Art Island, Kustom Bicycle, Diecast Show, Photo Kontest, Stuntrider, BMX Arena, Junkyard dan Paint Battle. Hanya saja, kecuali program rutin tersebut, KUSTOMFEST 2019 juga menghadirkan satu gelaran anyar bernama Flat Track Race.

Gelaran baru di KUSTOMFEST tahun 2019 bernama Flat Track Race ini merupakan balapan motor dengan medannya berada di trek tanah, yang mulai dikenal di awal tahun 1920-an. Kali ini KUSTOMFEST mencoba menyajikan sensasi balap di trek oval, dan turut menghadirkan salah satu bintang tamu yang berasal dari negeri Sakura -Jepang, dan namanya cukup terkenal di dunia. Ialah Toshiyuki Osawa, atau yang lebih dikenal dengan julukan “Cheetah” – Cheetah Custom Cycles.

Hal lain yang mengejutkan adalah bahwa kenyataannya KUSTOMFEST 2019 juga turut menarik perhatian salah satu master builder dunia yakni Shinya Kimura dari Chabott Engineering. Kehadiran pria kelahiran Jepang yang berkarya di Amerika ini tentu menjadi salah satu daya tarik para penggemar kustom kulture di Indonesia untuk mengenal sosok yang telah berkiprah selama 31 tahun di dunia rancang bangun kendaraan. Deretan pelaku kustom internasional dari berbagai negara untuk gelaran meramaikan KUSTOMFEST yang dikenal sebagai “Lebarannya pegiat kustom kulture” di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Pembukaan ARTJOG MMXIX 2019 oleh Sri Mulyani Indrawati

Ada lagi yang tak kalah penting dari KUSTOMFEST 2019 ini adalah bahwa kehadirannya seolah telah menjadi magnet pariwisata bagi Jogjakarta. Pasalnya ada banyak orang yang tertarik perhatiannya, bukan saja para pelaku pun penggemar kustom kulture, namun selain kaum pelancong adalah juga mereka para pebisnis yang menggeluti sektor ini.

Terkait dengan daya pikat tersebut, tak pelak The Ambarrukmo pun memberikan dukungan yang tak taggung-tanggung. Yaitu menjadikan jaringan hotel Grand Ambarrukmo, Royal Ambarrukmo, dan Plaza Ambarrukmo sebagai hotel resmi KUSTOMFEST 2019. Ini dilakukan tak lain adalah sebagai bukti, bahwa tentu mereka melihat potensi yang ada dari acara tahunan kustom kulture terbesar di Indonesia ini. Karenanya penandatanganan MoU alias kesepakatan bersama dalam kerjasama juga dilakukan oleh kedua belah pihak, baik dari pihak KUSTOMFEST pun pihak The Ambarrukmo Yogyakarta.

Seturut dengan pesta kustom kulture tahun 2019 yang digelar pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2019 dan berlokasi di area Jogja Expo Center ini, tersedia pula satu unit motor kustom karya Retro Classic Cycles yang diperuntukkan bagi pengunjung KUSTOMFEST 2019 yang terpilih dalam Lucky Draw, yaitu dengan cara membeli tiket masuk ke venue dengan harga sebesar Rp60.000,-

Mengenai langkah mendapatkan tiket KUSTOMFEST 2019 ini, bisa pula diperoleh dengan cara membeli langsung-datang ke venue, karena tersedia on the spot, mulai pukul 9:00 pada hari H dilangsungkannya perhelatan. []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Jaring Acara


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *