Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Iksan Skuter Merayakan Perilisan Buku Antalogi Lirik Berjudul 'Bingung'

Iksan Skuter Merayakan Perilisan Buku Antalogi Lirik Berjudul ‘Bingung’


Diunggah oleh Jaring Acara pada tanggal 14 Februari 2020   (586 Readers)

WARNING! Books bekerja sama dengan Huhum Art Organizer dan Katalika Project siap menggelar acara bertajuk Bingung. Ini adalah perayaan rilis buku dengan judul yang sama, “Bingung” yang merupakan buku antalogi lirik milik musisi asal Malang, Iksan Skuter. Acara ini bakal digelar bertempat di IFI-LIP Yogyakarta, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.

Bukan Iksan Skuter saja yang menjadi salah satu sosok di atas panggung dalam acara gelar wicara perilisan buku ‘Bingung’ tersebut, akan tetapi hadir pula Jason Ranti dan Umar Haen yang merupakan dua musisi dengan kepemilikan banyak irisan dalam hal tema penulisan lagu.

Panggung perayaan rilisan buku antalogi lirik berjudul ‘Bingung’ ini sengaja disediakan tak lain guna menyimak musisi berbicara, ngerumpi, atau berbual-bual. Selain itu, tentu saja ia diselenggarakan juga sebagai tempat untuk memberi kesempatan bertanya bagi yang penasaran dengan isi buku ataupun isi kepala penulis buku ini.

Baca juga:  Simposium Internasional Bahasa Jawa 2020 Membuka Tabir Masa Kolonialisme Dahulu Ada Sosok-Orang Belanda Tertarik dengan Gamelan

Iksan Skuter Merayakan Perilisan Buku Antalogi Lirik Berjudul 'Bingung'Selain gelar wicara, helatan ini juga akan menyuguhkan penampilan musik, karenanya acara akan diriuhkan oleh penampilan Kopibasi yang baru saja merilis album Anak Pertama (2019) dan Sisir Tanah yang sepak terjangnya punya riwayat yang cukup akrab dengan Iksan Skuter.

Iksan Skuter mengatakan bahwa acara ini sangat sayang untuk dilewatkan, karea akan ada silaturahmi, dan bertemu langsung, yang kemudian juga bakal diramaikan oleh kawan-kawan yang sampai detik ini mendukung perjuanganku berkesenian. Karenanya, dunia harus tahu soal itu. Sementara terbitnya buku bertajuk ‘Bingung’ ini sendiri bagi Iksan Skuter adalah bentuk upayanya untuk mendokumentasikan karya.

“Aku melihat bahwa bagaimanapun juga sastra dan lagu adalah saudara kandung. Dan buku bagi saya adalah bentuk mendokumentasikan lirik lagu yang sebelumnya berbentuk abstrak, menjadi sebuah tulisan dan terbaca sampai kapanpun juga. Maka, seperti sejarah yang sudah-sudah, pendokumentasian karya sastra dalam konteks apapun juga adalah hal yang sangat penting untuk masa depan,” papar musisi yang sudah merilis belasan album ini.

Baca juga:  Perjalanan Setelah Kata dari Musikalisasi Sastra 2019 yang Bertajuk 'Jentera'

Sementara itu dari pihak penerbit, Tomi Wibisono selaku pendiri WARNING! books mengatakan bahwa penerbitan buku ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan musik dan buku. “Pertama untuk semakin mendekatkan musik dengan buku. Sekaligus mempertanyakan posisi lirik lagu di dunia literasi,” ungkap Tomi.

Tomi juga berharap ke depannya banyak musisi yang terinspirasi dari terbitnya buku ini, harapannya adalah agar banyak musisi yang turut merayakan liriknya menjadi buku, menyadari bahwa liriknya bisa dibukukan, sehingga bisa menjadi semakin serius dalam hal menggarap liriknya.

Bingung sendiri bukan sebatas judul lagu termahsyur dari Iksan Skuter, namun ia juga mewakili semangat kekaryaannya, yang antara lain adalah perihal bagaimana ia menjumpai kehidupan yang makin terasing untuknya. Kembara yang semakin jauh membuat Iksan menemukan banyak ketidaksesuaian dengan apa yang ideal baginya: pemerintah yang tak membela, pembajakan yang gencar, pembangunan yang tak henti, cinta yang makin terbatas pada citra-citra, hingga keresahan menjadi orangtua. Lirik-liriknya mempertegas seniman sebagai mahkluk yang bergerak atas naluri kebingungannya.

Baca juga:  Pemenang Lomba Penulisan Naskah Sandiwara Radio Bahasa Jawa untuk Pelajar SLTA se-DIY

Buku semacam ini mau tak mau pun memperhitungkan kesosokan. Menimbang Iksan Skuter, solois kelahiran Blora, Agustus 1984 yang mengawali karier sebagai seorang gitaris band yang bergerak dalam ekosistem industri arus utama dan acara musik pagi hari. Ketidakpuasan ini dan itu membuatnya beralih. Kini Iksan menjadi Iksan: Topi bintang satu merah, gitar akustik yang galak, energi meluap merilis album per tahun, lirik-lirik yang lugas tentang apa-apa saja yang tidak baik-baik, dan lain-lain.

Perihal informasi gelararn yang bertempat di IFI-LIP Yogyakarta dan berkaitan dengan rilis buku bingung karya Iksan Skuter ini bisa menghubungi Contact Person melalui WA di nomor 0852 9095 5778 atas nama Linda. []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Jaring Acara


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *