Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

4.9/5 - (7 votes)
HIGHLIGHT
   
Artwork Single 'Insomnia Song' oleh Gabriela Fernandez

Rilis Single “Insomnia Song”, Gabriela Fernandez Beri Pesan ‘Warga Insomnia’ agar Bisa Tidur Cukup


Diunggah oleh Utroq Trieha pada tanggal 6 April 2020   (2.219 Readers)

Gabriela Fernandez adalah sosok perempuan yang kini bertempat-tinggal di kota Jogjakarta dan berkarya sebagai seorang musisi sekaligus penulis lagu. Meski memiliki latar-belakang visual-art dan psikologi, namun dalam bermain musik boleh dibilang ia telah tak terhitung membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri dari panggung ke panggung sambil memainkan gitar, harmonica, looper digitalnya, atau diiringi oleh para session player-nya.

Lagu berjudul “Insomnia Song” yang belum lama lalu dirilis, yaitu tepat pada tanggal 27 Maret 2020 silam, menjadi single keempat dari Gabriela Fernandez, yang merupakan perempuan berdarah asli Flores, namun lahir dan besar di beberapa kota berbeda di Indonesia, dua di antaranya adalah di Batam dan Jakarta.

Alasan berdarah Flores tersebut, menjadikan dorongan Gabriela Fernandez untuk kemudian merintis tour yang disebutnya “Trip Menuju Timur”, yaitu satu tour yang dimaksudkan guna memperkenalkan karya dan berbagi pengalaman, sambil mempertanyakan apa dan di manakah ‘rumah’. Di rintisan ini, Gabriela hendak memperjuangkan seni sebagai passion, jalan hidup yang dapat bermanfaat untuk diri dan banyak orang, juga sebagai cara guna mempersatukan banyak orang dalam karya bersama melalui Akarupa Project yang dijalankannya.

Rindunya untuk mengangkat Nusa Tenggara Timur sebagai tanah air, membuat Gabriela seringkali menampilkan unsur-unsur Timur dalam penampilannya, baik melalui kisah-kisah dan visual dari Trip Menuju Timur, unsur musik dan vokal khas Timur, maupun tenun yang dibawanya pulang dari perjalanannya. Pada beberapa penampilan khusus, ia bahkan melibatkan pula performing art seperti live painting atau gerak tubuh, atau berkolaborasi dengan performer art lainnya.

Rilis Single 'Insomnia Song' Gabriela Fernandez Beri Pesan Warga Insomnia agar Bisa Tidur Cukup

Sementara perihal single Insomnia Song yang baru dirilis dan dibawakannya dengan ringan dan easy-listening ini, ia menjadi lagu yang berbicara tentang tema sederhana namun semakin marak akhir-akhir ini, ialah insomnia. Namun begitu, mengenai isi lagu bisa dikatakan tidak sesederhana kelihatannya. Pasalnya secara pribadi Gabriela membedahnya lagi, tentang apa yang terjadi di malam-malam tanpa tidur—yang bercerita mengenai penuhnya pikiran yang tidak “disini dan kini”, kebiasaan untuk berpikir secara berlebihan (overthinking), serta teknologi di masa sekarang yang justru menjadi pendukung dari semakin bergesernya jam tidur anak muda hingga pagi menjelang.

Sedangkan mengenai artwork dari Insomnia Song –yang terinspirasi dari anjuran di masa kecil, untuk menghitung domba ketika tak bisa tidur ini juga menjadi wakil dari bagaimana rasanya ketika pikiran, kekhawatiran, ide-ide dan rencana, bahkan memori atau informasi, memenuhi kepala. Artwork inipun dikerjakan secara mandiri oleh Gabriela yang ternyata juga memiliki kemampuan di lini seni rupa, dan sekaligus memiliki tim bernama Akarupa Project, sebagai sebuah rumah produksi seni lintas bidang.

Dalam proses penciptaan single Insomnia Song ini, berlaku sebagai pemain bass sekaligus yang mengerjakan mixing serta mastering adalah Rhesa Aditya. Ialah bassist dari EndahnRhesa. Selain itu, sebagai sosok pemain alat-alat perkusi yang dibuat dari peralatan sehari-hari digaet pula oleh Gabriela sosok pria bernama Raditya “Somay” Darmo. Ialah penggebug drum serta sosok perkusionist dari Jogja.

Meski hanya satu lagu, namun dalam proses perekaman dan penggarapannya ia dilakukan di dua tempat dengan jarak yang tak dekat, yaitu di Interest Studio Yogyakarta dan juga di studio personal Rhesa Aditya di Pamulang -Tangerang Selatan. Lain dari itu, waktu perilisan single ini menjadi masa yang tak mudah, pasalnya sedang dalam kondisi yang tak baik-baik saja akibat kepanikan tentang pandemi COVID19 yang melanda. Di masa seperti itu, tentu bukan saja sebatas hanya masalah kesehatan fisik yang dihadapi, akan tetapi juga bagaimana mental dan pikiran kita menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Perihal Insomnia Song ini sejatinya menjadi salah satu bagian dari album-buku “Semesta Leah: Bicara Dewasa” yang agendanya bakal dirilis dalam waktu dekat. Lebih lanjut, Insomnia Song ini adalah juga lagu yang dibalut dengan pengalaman personal Gabriela Fernandez perihal insomnia itu sendiri yang “having too many things to think“. Kontradiksi menjadi tema yang cukup signifikan dalam albumnya kali ini, tidak terkecuali dalam lagu ini. Sebuah pesan, bahwa hal-hal yang kita hadapi, selalu dapat dilihat dari sudut pandang lain. Ada banyak hal dapat ditertawakan di masa-masa seperti ini (termasuk diri yang sedang tak bisa tidur), demi menjaga kesehatan mental agar tetap bahagia, sambil terus menjaga diri dan bersikap waspada, secukupnya.

Kecuali peluncuran lagu Insomnia Song dan rencananya merilis album “Semesta Leah: Bicara Dewasa“, masih dalam waktu tak lama ke depan, Gabriela juga memiliki agenda merilis sebuah video bersama Rhesa Aditya dan Radithya “Somay” Darmo, sebagai respon gerakan #dirumahaja di masa mewabahnya pandemi Corona ini.

Selepas diluncurkan pada 27 Maret silam, single Insomnia Song ini bisa Anda nikmati di beberapa gerai digital, di antaranya adalah Spotify, iTunes, Amazon Music, Deezer, LineMusic, MediaNet, Kanal Youtube, dan masih banyak lagi. Gabriela Fernandez memberi pesan kepada Anda yang mendengarkan single-nya kali ini, yaitu agar bagi yang tidak bisa tidur, semoga bisa segera mendapat tidur yang cukup.

“Untuk kita yang penuh pikiran dan kekhawatiran, mari sama-sama kita coba kurangi. Untuk kita yang terus-menerus mencari setiap informasi di dunia maya, mari tutup gadget sejenak dan hiduplah di momen ini. Sehat, karena bahagia,” Gabriela memungkasi penuturannya. [uth]

4.9/5 - (7 votes)

4.9/5 - (7 votes)

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *