Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Expanded Artjog: Resilience

Guna Siasati Keterbatasan ARTJOG, Expanded Artjog: Resilience yang Berisi Film dengan Durasi 61 menit Dihadirkan


Diunggah oleh Jaring Acara pada tanggal 17 September 2020   (550 Readers)

7 September 2020 adalah waktu dibukanya kunjungan langsung (secara terbatas) bagi khalayak yang hendak menikmati ARTJOG secara offline di area Jogja National Museum Jl. Ki Amri Yahya, Wirobrajan Yogyakarta. Selepas dibukanya kunjungan langsung tersebut, selanjutnya ARTJOG: Resilience juga menghadirkan Expanded ARTJOG yang merupakan karya audiovisual untuk menikmati dan mengalami festival seni kontemporer ini secara daring.

Berbicara perihal Expanded Artjog: Resilience ini, sadar atau tidak, kenyataannya pertemuan antar-kita sebagai manusia ini telah dibatasi sebagai imbas dari mewabahnya pandemi Covid-19. Pun dengan kerumunan harus dihindari, sementara kebersihan diri adalah kunci. Terkait ikhwal pembatasan tersebut, sebagai sebuah ruang yang selalu mempertemukan manusia, mempertemukan karya, dan juga mempertemukan gagasan, hal ini tentu saja menjadi suatu tantangan.

Baca juga:  Gas ke Indonesian Scooter Festival 2019 Bersama Atta Halilintar dan Budi Doremi

Ya, tantangan itu sedikit banyak juga telah dicarikan soluasi, pasalnya pertemuan fisik secara langsung juga telah dibuka oleh ARTJOG, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan dan dengan jumlah pengunjung yang dibatasi sesuai aturan protokoler kesehatan. Namun di luar itu, tetap ada yang harus disadari bahwa tetap masih dibutuhkan siasat lain yang juga harus ditempuh agar ruang pertemuan yang telah dibangun sejak dulu tetap bisa diakses oleh khalayak ramai.

Selebihnya, menggandeng praktisi dokumenter, ARTJOG juga telah berusaha untuk merekam realita dan menghadirkannya ke publik. Harapannya, dengan pendekatan semacam ini, beberapa elemen penting seperti ruang pamer, proses display, proses kekaryaan, dan presentasi karya seni dapat dilihat, didengar, dan dialami. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kurnia Yudha F. selaku sutradara.

Baca juga:  Menyelami Suka-Duka Astrada Dalam Lokakarya JAFF Education di Jogja-NETPAC Asian Film Festival

“Ada 3 gagasan utama yang ingin kami sampaikan melalui film ini, yaitu: ARTJOG sebagai peristiwa, ARTJOG sebagai ruang dan karya, dan ARTJOG dalam konteks sosial budaya,” jelas Kurnia Yudha.

Artjog: Resilience -2020

Sehubungan dengan hal-hal yang terpaparkan di atas, maka Expanded ARTJOG menjadi suatu cara guna menyiasati keterbatasan, mengubahnya menjadi suatu bentuk tawaran yang berbeda, baik secara pengalaman maupun secara artistik. Artinya, dengan dihadirkannya karya ini, harapannya publik yang selama ini telah setia mendukung ARTJOG bisa memperoleh pengalaman berbeda dalam menikmati ARTJOG: Resilience.

Baca juga:  “Museum Kapal” Merupakan Presentasi dalam Program Rimpang Nusantara dan Residensi Kelana

Karya Expanded Artjog: Resilience ini hanya dapat diakses di www.artjog.co.id dengan mendaftarkan diri (login) terlebih dahulu, dan ia sudah dapat dinikmati mulai tanggal 12 September hingga 31 Oktober 2020. Sebagai penghargaan atas kerja keras dalam berkarya, guna menikmatinya diharapkan untuk mengeluarkan dana cuma-cuma, yaitu hanya sebesar Rp15.000,00. Dengan biaya cuma-cuma itu maka selanjutnya kitapun akan dapat menonton film berdurasi 61 menit ini secara berulang selama 7 hari sejak pembelian. []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Jaring Acara


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *