Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
EUPHORIA oleh 'Duo Alien Child' asal Bali

EP “Euphoria” Menjadi Bukti Luar-Biasanya Karya ‘Duo Alien Child’ asal Bali, Meski Proses Penggarapannya Sebatas Home Production


Diunggah oleh Rika Purwaka pada tanggal 14 Maret 2020   (266 Readers)

ALIEN CHILD yang merupakan duo sekaligus music producers ini terdiri dari kakak-beradik Aya Maranda dan Lala Maranda. Mereka seolah tidak pernah berhenti dalam memberikan karya terbaru, dan selalu terus belajar serta bereksperimen.

Produktivitas dari Duo Alien Child yang berasal daro Bali dan mengusung genre electro-pop ini antara lain adalah dengan diluncurkannya EP terkini bertajuk “Euphoria”. Euphoria ini berisi banyak warna baru, namun juga dengan tanpa harus menghilangkan ciri khas mereka, dan tetap menunjukkan penggarapan musik yang lebih matang.Karenanya tak terkejut ketika Duo Alien Child ini seolah mengalami perkembangan dari kepompong dan kini siap terbang dengan secantik kupu-kupu.

Setidaknya ada enam lagu dalam EP “Euphoria” garapan Duo Alien Child ini, yang kesemuanya bakal lebih banyak berbicara perihal ‘young love’, yaitu dua kata sebagai tema yang bisa dikatakan masih sangat pas dengan keadaan yang pernah –dan sedang dialami oleh setiap orang saat menjalani kisah percintaannya. Di dalam EP ini akan dirasakan bagaimana jatuh cinta pada pandangan pertama, hingga perasaan cinta menggebu yang memabukkan dan serasa tidak ingin dilepas sedikitpun.

Billie Eilish dan Finneas O’Connell Eilish menjadi sumber panutan bagi duo yang pernah tinggal selama 11 tahun di Kanada ini, termasuk dalam proses penggarapan EP-nya ini. Dua kakak-adik ini menghabiskan waktu di kamar saja untuk merombak ide-ide di kepala , termasuk semua proses produksi dari arrangement hingga mixing-mastering. Jauh dari kesan heboh, kenyataannya mereka sanggup menciptakan sesuatu yang luar biasa dengan peralatan sederhana, bahkan apa-adanya.

Baca juga:  'Electric Bird' yang Merupakan Trio Garage Rock Surabaya Merilis Album “Stings You Hard”

Duo Alien Child ini percaya dan merasa lebih independent dalam bermusik dan hal ini memang mendewasakan serta memberikan pengaruh ke musik mereka. Terkaiy dengan independensi tersebut, maka EP dengan genre electro-pop ini disebut  pula menjadi penemuan jati diri Alien Child. Pasalnya “Euphoria” juga dirasa banyak memberikan pelajaran baru.

Dalam “Euphoria”, Duo Alien Child yang juga merupakan puteri dari seorang opera-singer dan vocal-instructor bernama Heny Janawati ini memilih lirik yang cenderung lebih mudah dimengerti dengan masih menggunakan bahasa inggris di dalamnya. Musik yang dipilih dalam setiap ketukannya juga siap membuat telinga menjadi ‘candu’ ketika mendengarkannya.

Dalam bahasa manca tersebut, sejumlah enam lagu garapan Duo Alien Child dalam EP “Euphoria” ini terdengar lebih romantis dan mampu diterjemahkan bebas untuk menggambarkan perasaan jatuh cinta masing-masing orang.

Judul dari enam lagu dalam album EP karya Alien Child ini masing-masing adalah Side Effects, All The Bright Places, Euphoria, Moonlight, Avec Toi (With You), dan Insane.

Sementara dalam aransemen dari EP “Euphoria” ini masih terdengar pula unsur yang sangat berbeda dari sebelumnya, di mana warna music electro-pop yang merupakan menu utama juga digabungkan dengan karakter suara khas mereka yang kuat dengan dinamika sangat baik. Ini artinya, melalui EP ini Alien Child hendak membuktikan bahwa mereka bukanlah sebatas menjadi group biasa yang nyaman dalam satu style musik tertentu. Lebih dari itum mereka merupakan musisi luar biasa dengan kemampuan men-develop dan berinovasi.

Baca juga:  Liku Hidup Solois Bernama Oneding Terkisahkan dalam Debut Album Bertajuk “Kontemplasi”

Dalam mendengarkan “Euphoria” ini ada baiknya ketika ditutup dengan single “Insane”, karena ini merupakan lagu penutup yang siap mem-blowing benak.

'Duo Alien Child' asal Bali di Artwork EP “Euphoria”

Profil Duo Alien Child

Dapat diketahi bahwa kakak-beradik dari Duo Alien Child dan merupakan puteri dari Heny Janawati, B.Mus.,M.Mus ini masing-masing merupakan gadis kelahiran tahun 2000 dan 2001 silam. Keduanya memang sedari kecil telah akrab dengan musik dan lagu.

  • Aya Maranda

Aya Maranda adalah perempuan yang semasa kecil telah memiliki minat untuk belajar violin karena terinspirasi dari seorang violinist ternama, Itzhak Perlman. Seiring berjalannya waktu, iapun telah beberapa kali menjadi juara dalam ajang kompetisi alat musik string di British Colombia-Canada.

Di samping itu, dalam mengembangkan skill bermain alat musik, Aya juga belajar secara otodidak alat musik lainya seperti piano, gitar, keytar, drum- pad, hingga merambah ke belajar arrangement musik serta mixing-mastering. Bahkan tak sebatas pada musik (termasuk seni musical theater), Aya juga gemar menulis essay tentang politics-issues. Aya mulai di kenal orang-orang sejak tergabung di BTMDG bersama sang adik, hingga akhirnya mereka bersama- sama tergabung dalam Alien Child.

Baca juga:  Situs Peristiwa & Citra: Pameran Arsip Publikasi dan Dokumentasi PSBK

Di pulau Dewata sebagai tanah kelahirannya, Aya Maranda juga pernah sukses menggondol gelar ‘First- Female Award Winning Music Producer di Bali’, bahkan Aya merupakan satu-satunya wanita dan sekaligus menjadi nominator termuda dalam nominasi tersebut.

  • Lala Maranda

Tak jauh dari profesi yang acap dijalani sang ibunda, Lala Maranda yang terlahir tahun 2001 ini sejak usia 6 tahun juga telah gemar mempelajari vocal. Nama Lala Maranda pernah tercatat sebagai juara pertama di kompetisi bernyanyi di British Colombia-Canada.

Pada tahun 2016 Lala juga pernah menjadi pemeran utama sebagai ‘Peter Pan’ dalam pementasan full musical theater yang diadakan di Bali yang bertajuk ‘Peter Pan’.

Tidak lantas puas dengan skill bernyanyi dan acting theater, Lala pun semakin meningkatkan skill menulis lagu, puisi, screenwriting, sampai dengan directing music video. Hingga saat ini, Lala sudah berhasil menggarap music video untuk Alien Child dan musisi lainnya. Banyaknya konsep yang ada di kepalanya mampu sinkron dengan setiap single yang ia ciptakan dari dalam hati, sehingga menciptakan karya-karya luar biasa untuk penikmat musik di Bali, Indonesia, dan juga bisa menembus kancah internasional.

Untuk menikmati enam lagu garapan Duo Alien Child dalam EP “Euphoria” ini kini telah bisa dilakukan melalui beberapa platform digital, salah satunya adalah di kanal YouTube. [rpw]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Rika Purwaka


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *