Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
DWAZED-IMITASI

Grup Musik Asal Palangka Raya ‘DWAZED’ Merilis Single Kedua yang Diberi Tajuk “Imitasi”


Diunggah oleh Jaring Acara pada tanggal 2 Februari 2020   (434 Readers)

DWAZED adalah grup musik yang hadir di tengah-tengah keterbatasan skena musik kota Palangka Raya, yang baru saja telah meluncurkan single terbaru dengan tajuk “Imitasi”. Ialah single yang memiliki pemilihan nada dan perbendaharaan chord baik, sehingga masih teramat layak guna disimak dan didengarkan

DWAZED adalah kelompok musik yang bisa dibilang memiliki genre rock, hanya saja ia juga tetap memiliki sentuhan genre lainnya. Pasalnya ketika secara seksama menyimaknya, karakteristik bunyi shoegaze juga hadir dalam komposisi mereka.

Ketika menyusun cetak biru single kedua yang diberi nama “Imitasi” ini, para personil Dwazed merasakan bahwa hari ini kita hidup di zaman manipulasi. Istilah Post-truth bukanlah yang baru dibicarakan, sebuah zaman ketika fakta-fakta buruk membuat orang meremehkan kebenaran karena tidak menyenangkan hati untuk dipercayai. Hal itu diperparah dengan sikap politisi dan media massa yang kompak dalam memainkan fakta dan data yang objektif sebelum diberikan frame lalu dibelokkan pesannya untuk memanipulasi opini publik.

Baca juga:  Superglad Telah 'Kembali' Bersama Kita Lagi

Terkait dengan fenomena seperti itu, lalu siapa yang bisa disalahkan? Publik? Media? Ataukah politisi?

'DWAZED'

Kegelisahan mereka berlanjut ketika melihat masyarakat hari ini hanya memilih berdasarkan memilih ketertarikan emosional dan kepercayaan pribadi, tak lagi pada fakta dan data yang objektif. Semua orang saling menghakimi, saling klaim bahwa mereka yang paling suci. Berita remeh yang tidak penting dibesar-besarkan untuk kejar klik demi laba, Berita yang penting sibuk dipotong-potong, diberikan narasi demi yang bermodal sebelum hilang begitu saja tenggelam dalam arus informasi yang penuh tipu daya. Rakyat overdosis berita tidak valid, dibodohi dengan ketidaktahuan dan akhirnya menebak-nebak segala kemungkinan dengan fakta yang cacat dan tidak lengkap.

Baca juga:  Grup Band 'For Revenge' Merilis Single Serana Sebagai Sekuel dari Derana

Dalam prosesnya, Imitasi dari DWAZED ini ditulis oleh Hasymi yang juga merupakan Vocalist serta Guitarist, dan dibantu oleh Bayu sebagai pembetot bass dan juga vokal. Selain itu ada pula Brata sebagai penggebuk drum, dan Enrico sebagai pemetik gitar.

Imitasi menjadi single kedua DWAZED setelah Bias yang telah mereka rilis beberapa bulan sebelumnya, dan akan menjadi salah satu dari lagu dalam album yang sedang mereka kerjakan. Di single kali ini, penggunaan instrument lebih diperkaya dengan proses mixing dan mastering yang lebih baik dibandingkan dengan “Fragment” EP sebelumnya.

Baca juga:  Indie Rock Ache Rilis Selftitled EP Bertajuk 'Tummo' di Penghujung 2019

Dalam penggarapan lagu Imitasi, grup musik asal Palangka Raya ini dibantu penggarapan lagunya oleh Ady purna dan merekamnya di Ra’Record Palangka Raya, di Mixing mastering oleh Riduan dan dirilis dibawah bendera Rumah Teman Record.

Lagu berjudul Imitasi ini dapat disimak dan didengarkan melalui beberapa platform digital, di antaranya adalah spotify, sounndcloud, dan juga YouTube. []

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Jaring Acara


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *