Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Yura Yunita on Balkonjazz Festival

Balkonjazz Festival Tahun 2019 Dibanjiri 8.000 Pengunjung Hingga Area Membludak


Diunggah oleh Rika Purwaka pada tanggal 15 September 2019   26

Sabtu 14 September 2019 dari siang hingga pertengahan malam hari telah sukses digelar helatan Balkonjazz Festival tahun 2019 yang bertempat di Balkondes Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Magelang.

Balkonjazz Festival Tahun 2019 yang sejatinya juga telah menjadi ‘pesta rakyat’ tersebut setidaknya telah berhasil menyedot lebih dari 8.000 pengunjung yang bahkan tidak hanya datang dari kawasan Borobudur pun Magelang dan sekitarnya, namun juga hadir dari berbagai daerah di nusantara ini. Para pengunjung tersebut memadati seluruh area festival, baik mulai dari area panggung pertunjukan maupun Pasar Balkon.

Yura Yunita Balkonjazz 2019Sehubungan dengan festival yang dipromotori oleh PT Manajemen CBT Nusantara ini, Edwin Hidayat Abdullah selaku Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata memberikan pemaparannya, bahwa kawasan Borobudur sebagai salah satu tujuan wisata terpadu di Indonesia tidak hanya bisa dilihat oleh masyarakat hanya candi saja, namun juga bisa disaksikan melalui seluruh atmosfer yang berada di daerah ini.

Atmosfer yang dimaksud tersebut antara lain adalah destinasi wisata lainnya yang ada di Kecamatan Borobudur, potensi yang dimiliki oleh masyarakatnya, pun Balkondes binaan BUMN yang sejatinya merupakan badan usaha yang dikelola secara langsung oleh warga lokal.

“Kalau arahan dari Pak Presiden dan Kementerian BUMN, Borobudur ini harus kita bantu dan sejalan sebagai suatu destinasi unggulan di Indonesia selain Bali. Selama ini penanganannya terpusat kepada candi. Sekarang pemerintah ingin bagaimana atraksinya tidak hanya candi, namun juga yang lainnya. Dan Balkonjazz Festival bersama Balkondes adalah salah satu hal yang mampu membuat apa yang ada di sini menjadi lebih komplit secara kepariwisataan,” tutur Edwin.

Sementara itu Jatmika Budi Santoso yang merupakan Direktur PT Manajemen CBT Nusantara juga menambahkan penjelasannya, bahwa helatan Balkonjazz Festival tahun 2019 ini bukan saja hanya sebatas menjadi momen yang menggembirakan bagi para pengunjung festival, akan tetapi juga bagi para penduduk lokal. Tak hanya menjadi saat di mana mereka terhibur dengan beragam sajian yang disuguhkan, lebih dari itu, dengan ahdirnya festival ini ada benuk nyata dalam membantu masyarakat sekitar guna memperkenalkan banyak potensi yang dimilikinya, yang itu sekaligus menjadi langkah dalam mendistribusikan produk-produk yang telah dihasilkan kepada khalayak yang lebih luas.

Baca juga:  Guna Mendefinisikan Kembali 'Apa itu Sekaten', Keraton Yogyakarta Meniadakan Pasar Malam di Tahun 2019

“Masyarakat sekitar sini (Balkonjazz Festival 2019) merasa begitu senang akan adanya festival ini di tengah-tengah mereka. Apa yang terjadi pada hari ini pasti akan menjadi pembelajaran bagi kami untuk membuat sesuatu yang lebih meriah lagi pada kesempatan selanjutnya. Selain  itu, banyak sekali pengunjung yang datang ke sini menikmati secara langsung berbagai fasilitas yang disajikan oleh Balkondes. Hari ini, seluruh kamar yang ada di seluruh Balkondes sold out,” pungkas Jatmika.

Rio Febrian on Balkonjazz

Bakkar Wibowo  sebagai Inisiator dan Direktur Balkonjazz Festival tahun 2019 menambahkan, senada dengan apa yang dipaparkan oleh Jatmika Budi Santoso, Balkonjazz Festival ini telah menjadi momen membahagiakan bagi semua orang yang hadir di sini. Hanya saja, ada yang paling menarik perhatiannya, yaitu antusias pengunjung terhadap produk- produk yang disajikan para pengisi tenant di Pasar Balkon. Pasar yang digelar sebagai semacam lapak dadakan ini terbukti laris manis. Karenanya, hal itu menjadi salah satu capaian yang berhasil diraih dalam penyelenggaraan Balkonjazz Festival tahun 2019 ini.

“Mudah-mudahan goal yang ingin kami capai bisa tercapai pada hari ini. Dan bagi saya, seramai- ramainya pengunjung yang hadir di sini jika dagangan dari para pengisi tenant tidak laku itu akan menjadi percuma. Alhamdulillah sejak sore tadi sampai malam ini dagangan dari para pengisi tenant laku banget,” jelas Bakkar.

Menariknya Suguhan di Balkonjazz Festival Tahun 2019

Balkonjazz Festival Tahun 2019Datang di tempat dihelatnya Balkonjazz Festival tahun 2019 ini, begitu masuk lapangan yang disulap sebagai lahan parkir, pegunjung langsung bisa menyaksikan indahnya lereng, bukit, dan pegunungan Menoreh dari sisi bagian utara. Kemudian masuk venue dengan alam yang masih asri tersebut, telah berkerumun banyak pengunjung menyaksikan berbagai hal yang disajikan.

Baca juga:  Video Mapping Sumonar Memberi Pengalaman Estetika Baru Dalam Menikmati Karya Seni

Pada kerumunan orang-orang siang jelang sore yang cerah itu, mendadak sekelompok penari yang menamakan dirinya sebagai Tari Kirana Kinari berlarian di seputar mereka. Tak lain, ialah kelompok penari dari Kecamatan Borobudur yang menjadi pembuka dalam gelaran Balkonjazz Festival tahun 2019.

Usai mereka berhasil mempersembahkan penampilan menariknya, para pengunjung di Panggung Pertunjukan Balkonjazz Festival Tahun 2019 langsung disuguhi dengan penampilan dari Tiga Sisi yang juga langsung disambung oleh penampilan, sebuah grup musik yang dihuni oleh Leilani Hermiasih dan Oscar, teman bermain yang sekaligus alat musiknya.

Balkonjazz Festival Tahun 2019Selepas menyuguhkan lantunan suara apik melalui tujuh lagu dari Frau, pengunjung festival pun kembali disajikan dengan penampilan trio fenomenal asal Bali yang menamakan diri sebagai Nosstress. Mereka bertiga mampu mengibur ribuan penonton Balkonjazz Festival tahun 2019 lewat karya-karya terbaiknya seperti “Istirahat”, “Pegang Tanganku”, “Ya Kamu”, “Semoga Ya”, “Tanam Saja”, dan yang lainnya.

Kecuali Tari Kinara Kinari, Tiga Sisi, Frau, dan Nosstress, panggung berukuran 18×8 meter telah menjadi saksi pertunjukan dari musisi hebat tanah air lainnya. Seperti Langit Sore, Tashoora, Dialog Dini Hari, Payung Teduh, Rio Febrian dan ditutup oleh penampilan dari solois asal Kota Kembang, Yura Yunita.

Para penonton pun terlihat bahagia dan sangat menikmati berbagai persembahan yang disuguhkan pada festival dengan lokasi di sebeleah utara perbukitan Menoreh ini.

Balkonjazz Festival Tahun 2019Sasi Kirono sebagai Gitaris dari grup Tashoora menuturkan bahwa baginya, Balkonjazz Festival telah menjadi satu festival musik yang sangat membahagiakan. Kenyataannya, meski Balkonjazz Festival Tahun 2019 ini penyelenggaraannya bukan di tempat yang banyak dikenal masyarakat luas, namun toh semua area dipenuhi oleh para pengunjung yang memberikan apresiasi sangat besar.

Baca juga:  Pameran Seni Rupa Persinggahan Dwi Rahayuningsih

“Festival ini sangat luar biasa bagi kami. Mungkin masih banyak orang yang tidak tahu tempat ini, tapi banyak sekali pengunjung yang datang ke sini. Seharusnya Balkonjazz Festival akan menjadi pionir bagi penyelenggara festival musik lainnya, dan festival lain pun harus banyak belajar dari Balkonjazz. Semoga setelah ini akan lebih banyak lagi festival musik yang diselenggarakan di tempat-tempat yang lebih unpredictable yang bisa di eksplor bersama banyak potensinya,” tambah Sasi.

Balkonjazz Festival Tahun 2019Sekali lagi, sebagaimana diungkapkan dalam jumpa pers oleh Bakkar Wibowo, ekspektasi awal dari helatan Balkonjazz Festival Tahun 2019 ini ada di angka 5.000 pengunjung. Namun kenyataannya ada lebih dari 8.000 pengunjung yang hadir dan memadati semua area, dan tenant-tenant yang dihadirkan langsung dengan memberdayakan mayarakat lokal pun terlihat jauh dari kata sepi. Tentu ini sangat membahagiakan semua pihak, bukan saja pihak penyelenggara dan yang mendukungnya, akan tetapi juga masyarakat luas, baik itu masyarakat lokal dan daerah sekitar, pengunjung yang hadir, pun tak ketinggalan adalah juga para penampil. Dan memang, ada beberapa yang kecewa akibat tak kebagian tempat untuk masuk venue. Namun semoga dapat dimengerti bahwa semua juga harus saling menjaga suasana dan sesuai aturan yang ada, tentu demi keberlangsungan dan kelacaran acara.

Kebahagiaan dari salah satu penampil adalah juga ada pada grup musik Tashoora. Karena usai tampil, di belakang layar mereka mendapatkan kejutan dari tim untuk menerima mandat meniup lilin di atas kue ulang-tahun yang berangka 3. Ya, grup musik asal Jogjakarta yang mulai naik daun diawali dengan show-case di Art-Center Padepokan Bagong Kussudiardja ini juga sedang merayakan ulang-tahunnya yang ke-tiga. So, di kondisi seperti inilah kebahagiaan pada Balkonjazz Festival 2019 itu juga tergambar jelas dari para penampil. [rpw]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Rika Purwaka


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *