Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Anthropoids

‘Anthropoids’ Menjadi Tajuk Debut Single Duo “Spella Ruby” yang Berasal dari Bandung


Diunggah oleh Rika Purwaka pada tanggal 20 Desember 2019   (774 Readers)

Spella Ruby merupakan duo pendatang baru yang berasal dari Bandung, dengan komposisi Pratama Kusuma (Tama) dan Chrissie Vanessa (Kisi). Sebagai bentuk manuver pertamanya dalam kancah musik Tanah Air, di awal Desember 2019, mereka berdua merilis debut single bertajuk “Anthropoids”.

Melalui ‘Anthropoids’ yang dirilis tepatnya pada hari Jumat, tanggal 13 Desember 2019 tersebut, Spella Ruby hendak membeberkan ikhwal rasa kekecewaannya terhadap kecenderungan sikap masyarakat kebanyakan.

Duo Spella Ruby tersebut memberikan penilaian bahwa mayoritas orang pada generasinya terlalu memandang sempit perihal ragam kehidupan. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Kisi, bahwa secara keseluruhan, lagu yang diluncurkannya tersebut hendak mewujudkan rasa pemberontakan terhadap masyarakat yang memiliki sifat pun sikap angkuh, arogan, dan apatis.

Baca juga:  Pameran Ruang Seni Rupa "Sihir Kata" di PSBK Yogyakarta

'Anthropoids' Menjadi Tajuk Debut Single Duo Spella Ruby Kisi dan Tama

“Pola pikir ‘everything has to fit in a box’ tidak pernah masuk akal bagi kami berdua,” ungkap Kisi saat memaparkan isi dari lagu yang dilantukannya.

Mengenai proses penciptaan “Anthropoids” sendiri, ia diawali dari Kisi yang pada suatu malam bernyanyi seacra asal sembari memainkan beberapa kord-nada dengan menggunakan keyboard. Tak jauh darinya, ada Tama yang kenyataannya juga menyimak dan mendengar apa yang dilantunkan oleh Kisi tersebut. Selanjutnya, mereka berdua berusaha keras untuk kemudian dapat mengolahnya menjadi sesuatu hal yang serius dan memiliki nilai pun makna.

Baca juga:  ‘Kutu/Kota’ Menjadi Persembahan Kelompok Porta Art Project di Jagongan Wagen Edisi Juni 2020

Kisi mengungkapkan bahwa mereka berdua sempat adu argumen dan sedikit berdebat, mengenai pertanyaan ‘apakah kami harus merekam lagu atau tidak’. Pasalnya, secara pribadi Kisi justru hanya memiliki rencana untuk sekadar membuangnya ke tempat sampah. Namun untungnya, justru Tama yang secara gigih mempertahankan apa yang ada dalam nalurinya.

“Dia (Tama) mulai merekonstruksi lagu dan mulai memasangkannya dengan instrumen yang berbeda,” Kisi menuturkan.

Dpaat diketahui bahwa pria berjuluk Tama dan turut menggarap lagu “Anthropoids” ini memang bukan orang baru dalam Industri musik Tanah Air. Sebagai catatan, Tama merupakan drummer dari band Sigmun dan Mooner.

Baca juga:  Grup Band Asal Medan "Eleanor Whisper" Rilis Single Berjudul 'Broken Hearted for Stranger is Such a Feeling That I Adore'

Di lain sisi, dua sejoli asal kota kembang ini secara tegas juga mengatakan bahwa Spella Ruby merupakan “taman bermain”, yang menjadi tempat berlangsungnya eksplorasi musikal mereka secara sebebas-bebasnya.

Selanjutnya melalui Orange Cliff Records, “Anthropoids” sudah bisa dinikmati melalui Spotify dan juga beberapa kanal digital lainnya. [rpw]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Rika Purwaka


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *