Pawarta Adicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.
Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, sila simak “Syarat dan Ketentuan“.

HIGHLIGHT
   
Jadwal Agenda Acara dan Nama Para Pematung Dalam Pameran JSSP

Inilah Jadwal Agenda Acara dan Nama Para Pematung Dalam Pameran JSSP Tahun 2019


Diunggah oleh Utroq Trieha pada tanggal 21 Oktober 2019   (855 Readers)

Pameran maket (miniatur patung) di gelaran JSSP alias Jogja Street Sculpture Project #3 tahun 2019 telah dibuka langsung oleh Aris Eko Nugroho yang berlaku sebagai Kepala Dinas Kebudayaan DIY, yaitu di Galeri Tiforti Art Space Timoho Jogja, pada tanggal 17 Oktober 2019.

Sebagian karya sekaligus beberapa nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 telah terlihat dari digelarnya pameran maket yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 23 Oktober 2019 tersebut. Serangkaian pameran patung dalam JSSP yang diawali dengan pameran maket ini dihadirkan oleh Asosiasi Pematung Indonesia (API) yang bekerjasama dengan pihak Kundha Kabudayan alias Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejak didirikannya pada tahun 2000, Asosiasi Pematung Indonesia telah beranggotakan sebanyak 170 pematung, yang kesemuanya tersebar di berbagai daerah, dan salah satunya adalah Jogjakarta, daerah yang justru juga terpilih sebagai basis para pematung Indonesia.

Ada sejumlah 61 nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 ini yang turut ambil bagian dalam menyumbangkan 33 karya. Para seniman patung yang turut berpartisipasi tersebut bukan hanya sebatas para anggota dari Asosiasi Pematung Indonesia (API) tingkat nasional, akan tetapi juga ada empat pematung yang dihadirkan dari negeri jiran; Malaysia. Bahkan bukan itu saja, karena di helatan JSSP #3 kali ini, dibuka pula kesempatan bagi para pematung secara berkelompok, serta agenda rutin berupa pidato kebudayaan.

Maket Patung Becak di Pameran JSSP Tahun 2019

Tema dan Tempat JSSP Dari Tahun ke Tahun

Penyelenggaraan JSSP tahun 2019 menjadi kali ke-3, dimana pameran patung yang agendanya rutin digelar setiap dua tahun sekali ini selalu menyajikan tema dan tempat berlainan. Di antara tema dan tempat yang tak selalu sama tersebut seperti tertulis di bawah ini.

  • Jogja Street Sculpture Project tahun 2015
    Mengusung tema “Antawacana
    Tempatnya berada di seputar Jalan Pangeran Mangkubumi Yogyakarta
  • Jogja Street Sculpture Project tahun 2017
    Mengusung tema “Jogjatopia
    Lokasi pemasangan patung berada di area Kotabaru dan Kridosono Yogyakarta
  • Jogja Street Sculpture Project tahun 2019
    Mengusung tema “Pasir Bawono Wukir
    Lokasi pameran dan pemasangan patung dilaksanakan di tiga tempat berbeda, yaitu di dua kabupaten dan satu kota. Ialah di area Gumuk Pasir Parangkusumo, di Kawasan Nol Kilometer Jogja, dan di dusun Kinahrejo, Cangkringan, Sleman

Dari 61 nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 ini, mereka semua bakal merespon tema yang diusung, di mana tema tersebut mengacu pada konsep Sumbu Filosofis dan Garis Imajiner yang selalu terkait dengan keberadaan Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah terlahir jauh sebelum republik ini berdiri.

Lokasi dan Tujuan dari Diselenggarakannya Jogja Street Sculpture Project ke-3

Konsep Sumbu Filosofis dan Garis Imajiner Yogyakarta tersebut ditafsir secara spasial yaitu dari elemen Gunung Merapi hingga Laut Selatan. Selanjutnya penentuan titik lokasi penempatan patung yang bakal ditentukan kemudian melalui komunikasi antara seniman dan kurator tersebut secara garis besar lokasinya adalah sebagaimana terpapar di bawah ini. Pun dengan tujuan yang termaktub dari helatan ini, ada beberapa di antaranya yang bisa disimak di bawah.

  1. Kabupaten Bantul: Objek Wisata Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul
  2. Kota Yogyakarta: Jl. Trikora, depan Kantor Pos Besar, depan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret (Seputar 0 Kilometer Jogjakarta)
  3. Kabupaten Sleman: Area Kinahrejo (Pertigaan Ngangkrak), Cangkringan, Sleman

Selain perihal tempat, tentu setiap diadakannya satu helatan ada yang tak bisa ditinggalkan, yaitu perihal tujuan. Karenanya, di bawah ini adalah beberapa tujuan yang termaktub dari helatan JSSP tahun 2019

  1. Menawarkan seni patung ruang publik sebagai bentuk ekspresi budaya yang kreatif dan dinamis sebagai bagian dari penataan wilayah dan landmark, khususnya di kawasan yang termasuk dalam garis imajiner
  2. Sebagai bagian dari produksi wacana seni rupa masa kini ditengah masyarakat melalui pameran dan penerbitan buku mengenai praktik seni patung di ruang publik
  3. Memberikan dukungan terhadap terciptanya ruang publik yang lebih ramah publik, berbudaya, dan menciptakan ruang dialog kreatif bagi keberagaman indentitas masyarakat pengguna ruang publik
  4. Menjadikan sebuah project seni di kawasan rural yang melibatkan banyak peran serta warga, melalui pelibatan warga dalam serangkaian kegiatan yang bersifat partisipatif. Hal ini sekaligus mendukung upaya apresiasi seni oleh warga dan pemberdayaan aspirasi masyarakat akan ruang hidupnya.
Baca juga:  Nusasonic Menyelami Keberagaman Budaya Bunyi dan Musik Eksperimental

Pematung Dalam Pameran JSSP Tahun 2019

Tahapan Program dan Rangkaian Kegiatan JSSP #3

Selain menghadirkan karya patung yang disajikan oleh 61 nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 ini, tak sedikit pula rangkaian kegiatan yang diselenggarakan guna memeriahkan helatan Jogja Street Sculpture Project tahun 2019.

Secara garis besar, pameran patung pada JSSP ini dibagi dalam tiga agenda kegiatan, yaitu kegiatan Pre-Event, kegiatan Main-Event alias Helatan Utama, dan Side Event ataupun Kegiatan Pendamping.

  • Pre Event JSSP #3 Tahun 2019

Untuk kegiatan Pra-Event pada Jogja Street Sculpture tahun 2019 ini antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sosialisasi Peserta | 7 Juli 2019 | Pendhapa Art Space
    Pada program ini, tim beserta kurator mensosialisasikan program-program kepada calon seniman JSSP#3, hal ini bertujuan untuk menjaring serta menjelaskan gagasan, ide, dan konsep yang ditawarkan. Sosialisasi sebisa mungkin mengundang seniman dari berbagai daerah di Indonesia, guna terwujudnya informasi yang relevan dan akurat terkait dengan penyelenggaraan JSSP #3.
  2. Open Call Peserta
    Selepas kegoatan sosialisasi konsep dan gagasan JSSP#3, tim beserta kurator membuka kesempatan bagi siapapun seniman yang ingin mengikuti dan menjadi peserta JSSP#3. Kesempatan ini dibuka sesuai dengan Terms of Reference (TOR) Kurator, demi hasil yang maksimal dan karya-karya yang dipamerkan benar-benar sesuai dengan konsep JSSP #3.
  3. Proses Kurasi
    Proses kuratorial dilakukan guna memilih karya yang masuk untuk kemudian dipamerkan, yaitu sebanyak kurang-lebih 30 karya. Proses kurasi ini dilakukan dengan melihat berbagai macam aspek dan TOR serta konteks kuratorial JSSP #3.
  4. Focus Group Discussion & Presentasi Karya
    Usai melalui tahap seleksi oleh tim kurasi. Panitia mengumumkan hasil pemilihan karya yang lolos seleksi dan dapat dipamerkan. Setelah itu, tim pelaksana, kurator, dan seniman, berdiskusi secara khusus dan spesifik terkait dengan pelaksanaan acara. Fokus diskusi akan mengarah kepada teknik, serta konsep gagasan seniman terkait dengan ruang dan konsep JSSP #3. Pada acara ini seniman akan mempresentasikan konsep karya yang diajukan kepada tim kurasi JSSP #3.
  5. Press Conference | 17 Oktober 2019 | Tiforti Artspace
    Sebelum acara opening ceremony pada pameran maket, terlebih dahulu dilaksanakan press conference, di mana tim media mengundang para jurnalis dan wartawan untuk mensosialisasikan acara JSSP#3.
  6. Pameran Maket | 17 Oktober 2019 | Tiforti Artspace
    Ketika semua sudah sepaham dan satu tujuan, seniman akan proses produksi karya yang selanjutnya seniman membuat maket berupa karya yang akan ditampilkan di JSSP #3. Semua maket yang dibuat oleh seniman JSSP#3 tersebut dipamerkan di sebuah galeri konvensional.
  • Main Event JSSP #3 Tahun 2019

Jika di atas adalah agenda kegiatan Pre-Event, maka di bawah ini adalah Main Event ataupun Helatan Utama yang diselenggarakan seturut dengan gelaran Jogja Street Sculpture Project tahun 2019 ini.

Baca juga:  Duo Spesial Ineke Vandoorn dan Marc Van Vugt Berkolaborasi dengan Purwanto -Kua Etnika di Tembi Rumah Budaya

1. Opening Ceremony | 17 November 2019 | Monumen Serangan Oemoem 1 Maret
Acara pembukaan dilakukan dengan berbagai macam ide dan gagasan, dimeriahkan oleh berbagai macam pertunjukkan, dan dibuka oleh seniman/kolektor/pecinta seni yang dikenal luas oleh masyarakat, hal ini bertujuan untuk menarik pengunjung hadir dalam acara pembukaan JSSP#3. Acara ini dilaksanakan pada 17 November 2019 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.

2. Pameran JSSP #3 Tahun 2019 | 17 November 2019 – 10 Desember 2019
Setelah acara pembukaan, masyarakat dapat melihat berbagai macam patung yang sudah ter-display di berbagai ruang dan tempat di Yogyakarta. Demi kemeriahan serta edukasi kepada masyarakat, berbagai macam side event, akan dilakukan selama proses pameran berlangsung.
Ikhwal diselenggarakannya pameran ini, terbagi pada 3 titik lokasi. Yaitu Gumuk Pasir Parangtritis, Seputaran 0Km Yogyakarta dan pertigaan Ngangkrak, Sleman, Yogyakarta.

3. JSSP Tour | 21 & 28 November 2019, 5 Desember 2019
Selama penyelenggaraan pameran JSSP #3, diadakan pula tour karya JSSP #3,
Pada JSSP Tour ini disediakan kuota sebanyak 150 orang yang dilaksanakan selama 3 kali, dengan masing-masing menggunakan 1 armada-bus. Program ini dilakukan guna mengajak masyarakat untuk bersama mengerti dan memahami pada setiap karya yang dipamerkan bersama seniman dan kurator pameran. Program ini rencananya terbuka untuk umum, demi berlangsungnya proses edukasi seni kepada masyarakat luas.
JSSP tour agendanya dilasanakan satu minggu sekali, yaitu pada setiap hari Kamis. Karenanya ia jatuh pada tanggal 21 November dan 28 November, serta 5 Desember 2019.

4. Closing Ceremony | 10 Desember 2019
Usai berbagai macam program penyelenggaraan JSSP#3, maka penutup menjadi rangkaian kegiatan terakhir.

Pematung Dalam Pameran JSSP Tahun 2019

  • Side Event JSSP #3 Tahun 2019

Selain dua agenda dan kegiatan utama, yaitu Pre Event dan Main Event, maka sebagai pelengkap ada pula kegiatan pendamping alias Side Event. Dan di bawah ini adalah ragam Side Event tersebut.

1. Seminar JSSP #3 | 7 Desember 2019 | Pendhapa Art Space
Program ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, sehingga diundang pula berbagai macam pembicara yang akan memberikan materi ikhwal JSSP#3 melalui ragam sudut pandang berbeda. Program ini terbuka untuk umum

2. Workshop “Selasa Berbagi”
Program ini bertujuan untuk proses edukasi mengenai teknik sederhana dalam lingkup seni rupa kepada masyarakat. Jika pada program seminar dan galeri tour berupa edukasi teori dan verbal, maka pada program workshop ini bakal dikupas praktek yang dapat menjadi bekal masyarakat kedepannya. Workshop “Selasa Berbagi” dilaksanakan 2 kali pada tanggal 19 dan 26 November 2019, dengan tempat kegiatan difokuskan di sekolah ataupun komunitas

3. Artist Talk | 20 November 2019
Program ini mengupas tentang konsep, gagasan, ide dari seniman-seniman yang terlibat di JSSP #3. Selain untuk edukasi, program ini juga merupakan bentuk pertanggungjawaban seniman terhadap karyanya kepada masyarakat.

4. Pertunjukan Ruang Publik
Ini merupakan ruang untuk menampilan berbagai pentas pertunjukan di sekitar karya JSSP #3. Pengisi dapat berasal dari berbagai komunitas pertunjukan. Pertunjukan ruang publik diadakan setiap weekend, yaitu dengan menampilkan 5 performer. Pertunjukan ruang publik dilaksankan pada tanggal 23 dan 24 November 2019 serta tanggal 1 dan 8 Desember 2019.

Baca juga:  Jalur Pinggir Tak Selalu Ada di Peta Kota

5. Lomba Foto Instagram JSSP 2019
Pada program ini tujuannya selain guna menyemarakkan perhelatan JSSP#3, adalah juga untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang hobi berfoto. Beraneka rupa patung yang dipamerkan di JSSP#3 menjadi obyek daya tarik dan spot foto bagi masyarakat. Selain itu juga menjadi media publikasi agar masyarakat dapat menikmati dan menyaksikan JSSP#3. Kegiatan ini dilaksankan selama pameran berlangsung.

6. Lomba Blog-Review JSSP #3
Program ini bertujuan untuk mengulas dan melihat, serta mendapatkan saran serta kritik masyarakat terhadap perhelatan JSSP #3. Di samping itu, ia juga menjadi wujud apresiasi dan publikasi untuk menarik minat masyarakat dalam memahami dan ikut andil dalam perhelatan JSSP #3. Kegiatan ini dilaksankan selama pameran berlangsung.

7. Sculpture Performing Art
Program ini dilakukan oleh seniman-seniman peserta JSSP#3 dengan tujuan sebagai sarana edukasi antar masing-masing seniman, serta menjadi ajang performance (menunjukkan kecepatan membuat patung) kepada masyarakat luas.

Salah Satu Pematung Dalam Pameran JSSP Tahun 2019

 

Peserta Pameran Patung JSSP 2019

Jika di atas adalah beberapa agenda dan program acara disertai sedikit gambaran jadwal pelaksanaannya, maka di bawah ini adalah beberapa nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 ini.

Namun sebelum menyimak nama-nama pematung, dapat diketahui bahwa sebanyak kurang-lebih 30 karya patung dalam JSSP ini penempatannya dibagi menjadi tiga titik lokasi. Di area pesisir pantai selatan -Bantul sebanyak 8 karya, untuk di tengah kota terpasang 15 karya, sedangkan untuk titik lokasi yang tak jauh dari puncak Gunung Merapi -Sleman ada 6 karya. Di samping itu, ada juga beberapa karya dari seniman seni patung residensi, yang kesemuanya bakal dibagi pada 3 tempat tersebut.

 

Peserta Kelompok Sebagai Seniman Seni Patung di JSSP 2019

  1. PRING PROJECT | Yogyakarta
    ~Anusapati
    ~Lutse Lambert Daniel
    ~Tugiman
  2. KOMRODEN & DEDY | Yogyakarta
    ~Komroden Harro
    ~Dedy Sufriadi
  3. MATA AIR | Yogyakarta
    ~Kusna Hardiyanto
    ~Liflatul Muhtarom
    ~Dedy Maryadi
    ~Purwanto
    ~Galih Kusuma Atmaja
  4. CAHYA / Bogor
    ~Agus Widodo
    ~Yani Sastranegara
    ~Cyca Leonita
    ~Henry Kresna
  5. ALI & AGUNG | Yogyakarta
    ~Ali Umar
    ~Agung Pekik
  6. ARDITE | Yogyakarta
    ~Arsono
    ~Meta Enjelita
  7. BUTED | Jakarta
    ~Teddy Murdianto
    ~Budi PM Tobing
  8. API JAKARTA | Yogyakarta
    ~Harry Susanto
    ~Benny Ronald
  9. KELOMPOK CERMIN | Yogyakarta
    ~Indra Lesmana
    ~Bio Andaru
    ~Agung Kurniawan
  10. TANI RUPA | Yogyakarta
    ~Mahendra Satria
    ~Joko Apridinoto
    ~Rusnanto
    ~Nira Purnama
    ~Afif Abdul Fatah
  11. Kelompok Napak | ISI Yogyakarta
    ~Gina Martha Ajeng. N
    ~Felix Junio Sendhi Arpico
    ~Bowo Hermanto
  12. Lab Sejarah, Kajian Teknologi dan Desain FAD UKDW Yogyakarta

Seniman Individu Sebagai Peserta Pameran Patung JSSP 2019

  1. Agoes Salim / Tangerang Selatan
  2. Agung ‘Tato’ Suryanto / Surabaya
  3. Ahmad Chotib Fauzi As’ad / Yogyakarta
  4. Edi Priyanto / Yogyakarta
  5. Amboro Liring / Yogyakarta
  6. Dunadi / Yogyakarta
  7. Hilman Syafriadi / Bandung
  8. Koko Sondaka / Bandung
  9. Nugroho ‘Hoho’ / Yogyakarta
  10. Rame Adi / Yogyakarta
  11. Ronny Molly Lampah / Yogyakarta
  12. Suparman Baela / Yogyakarta
  13. Wahyu Nugroho / Yogyakarta
  14. Win Dwi Laksono / Yogyakarta
  15. Yana Wiyatna Sucipto / Bogor
  16. Yoga Budhi Wantoro / Magelang
  17. Yulhendri / Yogyakarta

SenimanResidensi Sebagai Peserta Pameran Patung JSSP 2019

  1. Rosli Zakaria / Malaysia
  2. Saharuddin Supar / Malaysia
  3. Mohd Azhar Abd Manan / Malaysia
  4. Burhanuddin Bin Bakri / Malaysia

Demikian mengenai beberapa nama para pematung dalam pameran JSSP tahun 2019 ini, baik itu dari regional Jogjakarta, nasional di luar Daerah Istimewa Yogyakarta, dan juga seniman asal negeri Jiran; Malaysia. [uth]

Simak pawarta terkait , atau adicara menarik lain oleh Utroq Trieha


Ingin mengunggah dan mewartakan kegiatan serta acaramu di Situs WARTA AGENDA ACARA | PAWARTA ADICARA JARINGACARA?
Klik Registrasi dan atau Login! Baca juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *