Pawarta Adhicara!

JARINGACARA sebagai media publikasi memiliki keinginan turut memberi warna dalam mengabarkan segala agenda acara seni budaya, pariwisata, warta, cuaca, juga menebarkan canda-tawa.

Perihal kontak kerjasama publikasi pun media partner, selengkapnya sila simak laman “Syarat & Ketentuan“.

 

4.7
06
HIGHLIGHT
   
FKY 2019 Mulanira Malyabhara

Pre Event Pertama FKY 2019 Mulanira Malyabhara

Diunggah oleh Haiki Murakabi, pada tanggal 2 Juni 2019

Tigapuluh tahun lamanya FKY menjadi akronim dari Festival Kesenian Yogyakarta, yaitu sejak tahun 1988 hingga tahun 2018.  Helatan FKY30 pada tahun 2018 bisa dibilang merupakan Festival Kesenian Yogyakarta yang terakhir. Karena setelah helatan FKY 30 bertema ‘Mesemeleh’ itu, maka mulai tahun 2019 akan ada FKY dengan tema Mulanira, yaitu FKY yang sedikit mengalami pergeseran, baik akronim, pergeseran makna, maupun hal lain yang mengiringinya.

Secara akronim, pergeseran FKY sejak tahun 2019 itu adalah menjadi Festival Kebudayaan Yogyakarta. Sedangkan secara makna sebagaimana dipaparkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan tahun 2019; Aris Eko Nugroho, SP., MSi. bahwa mengacu pada ‘Festival Kebudayaan’, maka ada keinginan guna lebih mengembangkan dan mengharapkan kebudayaan ini menjadi bagian yang lebih luas, karena tidak hanya bicara tentang kesenian tapi juga dengan yang lainnya.

Tiga sosok yang telah menangani FKY selama 6 tahun sebelumnya, yaitu Setyo Harwanto, Ishari Sahida (Ari Wulu), dan Roby Setiawan telah mengakhiri dengan tema ‘mesemeleh‘, berasal dari dua kata yaitu MESEM yang berarti senyum, dan SEMELEH yang bermakna ikhlas atau nrima. Untuk kemudian memberikan ke generasi baru perihal FKY selanjutnya, yaitu Paksi Raras Alit, Gading N Paksi, dan Gintani Swastika.

Pada tahun 2019, Paksi Raras Alit, Gading N Paksi, dan Gintani Swastika, memulai Festival Kebudayaan Yogyakarta dengan “Mulanira” yang dapat dimaknai sebagai; “Kembali ke asal mula: Apa yang sebelumnya ditetapkan, mengalami pergeseran yang menuntut kemampuan jawaban tiap generasi”.

FKY 2019 Mulanira MalyabharaSebelum dimulai secara resmi pada tanggal 4 Juli tahun 2019, maka terlebih dahulu diselenggarakan pula Pre-Event FKY 2019 yang digelar pada sejumlah titik di seputar kawasan Malioboro. Pre-event ini dihelat dengan tujuan sebagai penanda sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, bahwa dalam waktu yang tak lama lagi akan diselenggarakan satu event kebudayan akbar di Yogyakarta. Untuk Pre Event pertama FKY2019 ini digelar pada tanggal 1 Juni 2019.

Sebagaimana pemaparan dari Paksi Raras Alit yang merupakan Ketua Umum Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 bahwa pre-event FKY 2019 merupakan hal yang penting pada sisi media publikasi kepada seluruh masyarakat. Sementara untuk pemilihan Malioboro sebagai lokasi dilaksanakan Pre-event ini karena ia merupakan ikon pariwisata Yogyakarta yang tentu saja akan lebih memudahkan dalam membidik target penyampaian informasi dan publikasi.

Beberapa penampil yang turut berpartisipasi dalam pre event FKY 2019 di antaranya adalah Drumer Guyub Yogyakarta, Jogja Fire Foundation, The Freak Showman dan Malioboro After Midnight.

Perihal helatan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2019 juga memiliki upaya guna menjadi peristiwa budaya yang menunjukan semangat dan karakter keterbukaan, keramahan dan tepa selira. Sedangkan “Mulanira Malyabhara” bisa juga diartikulasikan sebagai Malioboro sesuai dengan etimologinya, yaitu ‘Malyabhara’ yang berarti jalan beruntaian bunga.

Photo: IG @infoky

4.7
06

Artikel pun Pawarta di atas diunggah dan dipublikasikan oleh 'Haiki Murakabi'. Isi ada di luar tanggung jawab redaksi, karenanya untuk informasi, sanggahan, saran, dan lain-lain, mohon kontak langsung pengunggah (Haiki Murakabi).

Ingin mengunggah serta mewartakan kegiatan dan acaramu di Situs Warta Agenda Acara | Pawarta Adicara Jaringacara juga?
Sila Klik Registrasi dan atau Login. Simak juga Syarat & Ketentuannya!

Sila Siarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *